Laman

Senin, 24 Oktober 2016

Indahnya Taghoful

*INDAHNYA TAGHOFUL*

*Taghoful* artinya melupakan kesalahan saudara kita dan tidak mengingat ingatnya.
Ia adalah akhlak yang mulia.

Al Hasan Al Bashri berkata, “Taghoful adalah akhlak orang orang yang mulia.”

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata :

ﻣﺎ ﻳﺰﺍﻝ ﺍﻟﺘﻐﺎﻓﻞ ﻋﻦ ﺍﻟﺰﻻﺕ ﻣﻦ ﺃﺭﻗﻰ ﺷﻴﻢ ﺍﻟﻜﺮﺍﻡ
ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻣﺠﺒﻠﻮﻥ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺰﻻﻥ ﻭﺍﻷﺧﻄﺎﺀ ﻓﺈﻥ ﺍﻫﺘﻢ ﺍﻟﻤﺮﺀ ﺑﻜﻞ ﺯﻟﺔ ﻭﺧﻄﻴﺌﺔ ﺗﻌﺐ ﻭﺃﺗﻌﺐ ﻏﻴﺮﻩ ﻭﺍﻟﻌﺎﻗﻞ ﺍﻟﺬﻛﻲ ﻣﻦ ﻻ ﻳﺪﻗﻖ ﻓﻲ ﻛﻞ ﺻﻐﻴﺮﺓ ﻭﻛﺒﻴﺮﺓ ﻣﻊ ﺃﻫﻠﻪ
ﻭﺃﺣﺒﺎﺑﻪ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﺟﺮﺍﻧﻪ ﻭﻟﻬﺬﺍ ﻗﺎﻝ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﺣﻨﺒﻞ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ : ﺗﺴﻌﺔ
ﺃﻋﺸﺎﺭ ﺣﺴﻦ ﺍﻟﺨﻠﻖ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﻐﺎﻓﻞ.

Melupakan kesalahan orang lain adalah sifat orang orang mulia.
Karena manusia tak ada yang lepas dari kesalahan dan dosa.

Apabila seseorang selalu memperhatikan tiap kesalahan orang lain, ia akan lelah dan membuat orang lain lelah.

Orang yang berakal dan cerdas adalah orang yang tidak menghitung hitung kesalahan saudaranya, tetangganya, temannya dan keluarganya.

Oleh karena itu imam Ahmad berkata, “Sembilan persepuluh akhlak yang baik ada pada taghaful.” (Tahdzibul Kamal 19/230).

Bila kita cinta mungkin amat mudah kita melupakan kesalahannya.

Tetapi ketika kita benci.
Kesalahan kecil padanya tampak jelas di mata kita.

subhanallah

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Minggu, 23 Oktober 2016

Musibah Dunia Lebih Baik drpd musibah di akherat

Rasulullash SAW :" Jk Allah menginginkan kebaikan bg hambaNya, mk Allah akan mpercepat hukuman bgnya swaktu di dunia, & jk Allah menginginkan kburukan bg hambaNya, mk Allah mnangguhkn hkuman ats dosa2nya, hingga ia akn mdptkan blasannya pd hari kiamat nanti. (HR Tirmidzi)

Subhanallah

Sabtu, 22 Oktober 2016

Lillahi ta'ala

Ucapan sayang krn Allah adalah indah, namun lebih tulus terungkap dalam sikap dan perbuatan dan dgn ridho NYA. Lebih dahsyat mencintainya krn cinta kpd Nya. Allah lebih banyak memberi  bukannya meminta. Allah mengajarkan untuk mencintai tanpa syarat. Memberi tanpa pamrih. Bersabar tanpa batas.  Dan bersyukur atas semua karunia Nya walau hanya setetes air yg menghilangkan dahaga kita.

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik.

Alloh berfirman:
“Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,” 
(QS Ali ‘Imran 3:179)

Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik.

Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-orang beriman saja tidak ada orang munafik di dalamnya dan barisan orang-orang munafik hanya berisi orang-orang munafik saja tidak ada orang beriman di dalamnya.

Pada saat itulah kemenangan Alloh berikan kepada hamba-hambaNya yang beriman.

Mari kita perkuat komitmen kita dalam mengamalkan Aqidah Al-Wala’ dan Al-Baro’, yaitu mencintai apa dan siapa saja yang Alloh perintahkan untuk dicintai dan membenci apa dan siapa saja yang Alloh perintahkan untuk dibenci sesuai ajaran wahyu Alloh, Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Tidak mungkin orang yang mengaku beriman kepada Alloh ternyata masih mencintai musuh-musuh Alloh dan selalu berpihak kepada musuh Alloh bahkan berada dalam barisan musuh Alloh. Ini adalah iman palsu karena iman harus ada buktinya dan bukan sekedar pengakuan saja.

Keimanan kita bukan diukur dengan banyaknya ibadah kita, akan tetapi diukur dengan kepada siapa loyalitas kita, kepada siapa Al-Wala’ dan Al-Baro’ kita.

Kita harus selalu muhasabah (introspeksi dan mawas diri) agar selalu berada dalam barisan orang-orang beriman dan berhati-hati agar tidak terperangkap dalam barisan orang-orang munafik.

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Jadi  Muslim yang kaffah bisa

Semoga Bermanfaat.

Jumat, 21 Oktober 2016

Ingatlah, Langit Tidak Akan Menurunkan Emas

SESEORANG yang berleha-leha dalam menjalani hidupnya, enggan untuk bekerja, mungkin mengaharapkan sesuatu datang dengan sendirinya. Hal ini tidak bisa didiamkan dalam dirinya. Sebab, bagaikan langit yang menurunkan emas, hal itu tidaklah mungkin terjadi. Seseorang yang hanya berdiam diri tanpa usaha, ia tidak akan memperoleh rezeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Meski setiap orang telah diatur rezekinya, tetapi tetap saja, kita harus menjemputnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita untuk bekerja. Kita harus menjemput rezeki. Sebab, rezeki tidak akan datang dengan sendirinya tanpa usaha dan kerja keras.

Bahkan, para nabi dan sahabat juga bekerja. Mereka bekerja dan makan dari hasil usaha tangan sendiri. Seperti halnya Nabi Dawud seorang pandai besi. Ia membuat baju perang dan makan dari usahanya sendiri. Kemudian, salah satu sahabat yang dekat dengan Rasulullah ﷺ Abu Bakar, seorang pedagang. Ketika diangkat menjadi khalifah, ia berjualan di pasar.

Ingatlah, langit tidak akan menurunkan emas. Jadi, sebagai seorang muslim, kita tidak boleh berhenti bekerja dalam kondisi apa pun. Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika hari kiamat telah datang sedang di tangan salah seorang di antara kalian terdapat bibit pohon kurma (tanaman), jika ia mampu untuk tidak berdiri seraya menanamnya, lakukanlah,” (HR. Ahmad).

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Jauhi sifat toma

ﺍﻟﻘﻠﻴﻞ ﻛﺜﻴﺮ إذا ﻗﻨﻌﺖ .. ﻭﺍﻟﻜﺜﻴﺮ ﻗﻠﻴﻞ إذا ﻃﻤﻌﺖ .. ﺍﻟﺒﻌﻴﺪ ﻗﺮﻳﺐ أﻥ أﺣﺒﺒﺖ .. ﻭ ﺍﻟﻘﺮﻳﺐ ﺑﻌﻴﺪ أن أﺑﻐﻀﺖ ..
Yg sedikit jadi banyak ketika kamu menerima, Yg banyak jadi sedikit ketika kamu toma' (terus berharap), Yg jauh jadi dekat ketika kamu cinta dan Yg dekat jadi jauh ketika kamu benci...#Subhanallah

Jauhilah sikap Toma, berharap-harap diberi oleh orang lain. Jagalah kehormatan diri. Milikilah semangat untuk bisa memberi pada orang lain. Dan, cukupkanlah diri dengan ikhtiar dan tawakal kepada Alloh Swt. Rosululloh Saw. bersabda, “Siapa merasa cukup, Alloh mencukupkannya. Siapa memelihara diri (dari meminta-minta), maka Alloh pun memeliharanya.” (HR. Bukhori, Muslim, Ahmad).

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Kamis, 20 Oktober 2016

Istri Sholehah

"بهجة المجالس لابن عبد البر"
قال علي بن أبي طالب: خير نسائكم الطيبة الرائحة، الطيبة الطعام، التي إن أنفقت أنفقت قصدا، وإن أمسكت أمسكت قصدا، فتلك من عمال الله، وعامل الله لا يخيب

Berkata Imam Ali Bin Abi Tholib RA: Paling baiknya perempuan adalah yang wangi baunya, enak masakannya , jika menafkahkan harta, menafkahkan yang ada tujuan ( tidak berfoya-foya), Jika memegang harta, memegang yang ada tujuan ( bukan pelit ), perempuan seperti ini termasuk dari pekerja Allah swt , dan pekerjanya allah swt tidak akan di sia-siakan oleh Allah swt...#Subhanallah

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Rabu, 19 Oktober 2016

Jangan Bangga dgn Ibadahmu

JANGAN BANGGA DENGAN BANYAK SHALAT, PUASA DAN ZIKIR
KARENA ITU SEMUA BELUM MEMBUAT ALLAH SENANG...

MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH  SENANG ???

*Nabi Musa :* Wahai Allah, aku sudah melaksanakan ibadah.
Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang ?

*Allah :*
SHOLAT ?
Sholat mu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan sholat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar.

*DZIKIR ?*
Dzikirmu itu membuat hatimu menjadi tenang.

*PUASA ?*
Puasamu itu melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu.

*Nabi Musa* : Lalu apa ibadahku yang membuat hatiMu senang Ya Allah ?

*Allah :*
SEDEKAH, INFAQ dan ZAKAT serta AHLAQUL KARIMAH mu.

Itulah yang membuat Aku senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, Aku hadir disampingnya. Dan Aku akan mengganti dengan ganjaran 700 kali  (Al-Baqarah 261-262)

Nah, bila kamu sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu... maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukan Allah.

Tapi, bila kau berbuat dan berkorban untuk orang lain serta melunakkan hatimu kepada orang lain... maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah senang karenanya.

Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidupmu lapang dan bahagia

_(Kitab Mukasyafatul Qulub Karya Imam Al Ghazali)_
--
Subhanallah

Minggu, 16 Oktober 2016

Sabar tanpa batas

*S A B A R*

Suatu hari, Rasulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq.
Ketika sedang bercengkrama dg Rasulullah, tiba2 datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar.
Makian, kata2 kotor keluar dari mulut orang itu.
Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya.
Ia melanjutkan perbincangannya dg Rasulullah.

Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum.
Semakin marahlah orang Arab Badui tsb.
Untuk ke 3 X nya, ia mencerca Abu Bakar dg makian yg lebih menyakitkan dari sebelumnya...
Selaku manusia biasa, akhirnya, dibalaslah makian orang Arab Badui tsb dg makian pula.
Maka terjadilah 'Perang Mulut'.

Seketika itu, Rasulullah beranjak dari tempat duduknya.
Beliau meninggalkan Abu Bakar "Tanpa Mengucapkan Salam".
Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar tersadar dan menjadi bingung.

Dikejarnya Rasulullah yg sudah sampai di halaman rumahnya.
Kemudian Abu Bakar berkata :
"Wahai Rasulullah, janganlah Engkau biarkan aku dalam kebingungan yg sangat dalam..."
"Jika aku berbuat kesalahan, tolong jelaskan kesalahanku..."

Rasulullah menjawab,
"Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dg membawa kemarahan, memfitnahmu lalu mencelamu, kulihat engkau tenang, diam dan engkau tidak membalas. Aku bangga melihat engkau orang yg kuat mengahadapi tantangan, menghadapi fitnah, kuat menghadapi cacian. Dan Aku tersenyum karena Ribuan MALAIKAT turun di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun untukmu, kepada ALLAH SWT."

"Begitu pun yg ke 2 X, ketika ia mencela serta memfitnahmu dan engkau tetap membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya, oleh sebab itu, Aku tersenyum..."

"Namun....
"Ketika ke 3 X ia mencelamu dan engkau menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh malaikat pergi meninggalkanmu..."
"Hadirlah iblis di sisimu..."
"Oeh karena itu, Aku tidak ingin berdekatan dengan kamu...aku tidak ingin berdekatan dengan iblis , dan Aku pun enggan memberi salam kepada iblis..."

Setelah itu menangislah Abu Bakar...

********
Saudaraku tercinta....

Sabar itu memang "sakit" dan "perih".
Namun Allah mengasihi dan selalu menyertai orang yg SABAR.

Allah Ta'ala berfirman :

' يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ
إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

"Wahai orang-orang yang beriman... Minta tolonglah kepada Allah dengan SABAR dan SHALAT...Sesungguhnya Allah itu selalu menyertai orang2  yang SABAR (QS. Al - Baqarah, 2:153)

Bagi orang sabar maka *PAHALA* yg didapat adalah *"TANPA BATAS...."*

Di pintu Surga Malaikat menyambut orang2 yg sabar dg mengucapkan..."SALAAMUN 'ALAIKUM BIMAA SHABARTUM...."
(Semoga keselamatan selalu terlimpah untukmu karena kesabaranmu...)

Semoga ALLAH SWT memasukkan kita kedalam golongan orang2 yg sabar...

Sabtu, 15 Oktober 2016

Ketaatan Menjauhkan dari Galau

Alloh tahu yg terbaik yg kita butuhkan bukan yg kita inginkan. Keinginan tak pernah berbatas, sementara kebutuhan itu terbatas.

*_Sibukkan dirimu untuk beribadah kepada-Ku maka Aku akan memenuhi hatimu dgn kekayaan._*
(HR. Tirmdzi)

*Wa man ya tawakkal 'alaallah, fahuwa hasbuhu. Barang siapa bertawakal kpd Alloh, niscaya Alloh akan mencukupkan keperluanya.*

Orang yg pesimis akan diliputi kesepian dari kebahagiaan. Hatinya akn selalu sakit karena selalu bandingkan hidupnya dgn orang lain.

Orang yg tak pernah menckupkan Alloh sebagai penolong akan selalu bersedih sebelum perkara kesedihan itu benar-benar menimpa dirinya.

Orang yg tak pernah cukupkan Alloh sebagai penolong, akan merasakan akibat buruk dari setiap kejadian sebelum kejadian itu benar terjadi.

Orang yg ridha terhadap qadha Alloh, baik atau buruknya, pahit atau manis, laksana pohon rindang yg luas keteduhannya.

Penderitaan hanya ditanggung mereka yg tak pernah ridha dgn sgala ketentuan Rabbnya.

Seorang mukmin yg kuat lebih disukai Alloh daripada mukmin yg lemah, 
Karena dunia adalah samudra yg bisa menenggelamkam maka amal shalih adalah bekal yg terbaik. Sedangkan ketaatan adalah kebun subur tempat tanam bekalnya.

Ketaatan pulalah yg membuat hati seorang hamba sibuk hingga tak menyisakan tempat untuk kegalauan.

Tugas kita adalah beriman, ibadah dan sempurnakan ikhtiar, cukup.

Kadang kita sibuk menanyakan yg bukan tugas kita, sementara tugas kita sendiri lalai.

Ketidak taatan ibarat lubang sempit dan terowongan gelap yg menggiring menuju kegalauan, jauhkan dr kebahagiaan .

Orang yg menumpuk ketidak taatan akan makin tenggelam dlm kemaksiatan ibarat dipenjarakan bersama kerumunan ular dan kalajengking.

Seorang yg hatinya dipenuhi cinta dan ketaatan pada Rabbnya senantiasa sibuk bersenandung menari dlm kebahagiaan ibadahnya, jauh dari galau.

*Robbana Taqobbal Minna.*
*Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.*

Jadi muslim yg kaafah bisa

Subhanallah-

Rabu, 12 Oktober 2016

Berhati hatilah dgn Haq orang lain

KISAH HIKMAH.....
Berhati-hatilah Dengan Haq orang lain.....
.
Diriwayatkan bahwa, diantara mayat yang dihidupkan oleh Nabiy Isa AS. (Mu'jizat Nabiy Isa AS.) adalah seseorang yang telah meninggal selama 70 Tahun.
.
Ketika quburan terbuka dan ruh kembali lagi ke jasadnya, orang (mayat) itu terbangun dan bertanya, "Apakah qiyaamat telah terjadi ?"
.
Orang-orang yang hadlir ketika itu menjawab, "Belum.. Tapi utusan ﺍَﻟﻠّﻪُ ini (Nabiy Isa AS.), telah meminta kepada-NYA untuk menghidupkanmu.."
.
Orang (mayat) tersebut bertanya, "Wahai Isa, mengapa engkau meminta untuk menghidupkan ?"
.
Nabiy Isa AS. berkata, "Sejak kapan engkau meninggal ?".
.
Orang itu menjawab, "Kurang lebih 70 Tahun yang lalu.."
.
Nabiy Isa AS. bertanya, "Apa kebaikanmu ?"
.
Orang tersebut menjawab, "Rata-rata 'amalku baik dan ﺍَﻟﻠّﻪُ telah mengampuniku, kecuali 1 hal..!"
.
Nabiy Isa. bertanya, "Apa itu? ".
.
Orang tersebut menjawab, "Pekerjaanku adalah tukang angkut barang.. Suatu ketika aku mengangkut 1 ikat kayu bakar milik seseorang.. Ketika aku telah sampai ke rumahnya untuk mengantarkan kayu bakarnya, makanan kecil menyelip di gigiku..
.
Tanpa seidzin darinya, aku mengambil potongan kecil dari kayu bakarnya untuk tusuk gigi..
.
Dan ﺍَﻟﻠّﻪُ menghisabku gara-gara tusuk gigi itu dan memerintah agar aku mengganti haqnya..
.
Selama 70 Tahun aku dihukum gara-gara tusuk gigi itu..
.
Sa'at ini aku sedang menunggu si pemilik kayu bakar tadi..
.
Bila ia telah meninggal dan menghalalkan tusuk gigi tersebut untukku, maka ﺍَﻟﻠّﻪُ akan mengampuniku..
.
Jika tidak, maka ﺍَﻟﻠّﻪُ tidak akan mengampuniku, selama pemiliknya tidak menghalalkannya...!"
.
Yaa ﺍَﻟﻠّﻪُ Yaa Rabb.. Hanya tusuk gigi, lalu bagaimana dengan Haq orang yang diambil oleh kita ?
.
ﺃﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُ ﺍﻟﻠّﻪَ ﺍﻟْﻌَﻈﻴْﻢ ﻭﺃﺗﻮﺏُ ﺇﻟﻴﮧ
.
("Is'af Tholibi Ridhal Al-Kholaq bi Bayaani Makaarim Al-Akhlaaq", Sayyidinal Imaam Al-'Allaamah, Sayyid 'Umar bin Muhammad bin Saalim bin Hafiidz BSA).

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Selasa, 11 Oktober 2016

Awali Doa dgn Sholawat Nabi

Rasulullah SAW bersabda, “Setiap doa itu akan terhalang, kecuali sampai orang yang berdoa itu mengiringinya dengan shalawat kepada Rasulullah SAW,” (HR At-Tabrani).
Jadi, membaca shalawat adalah salah satu syarat agar doa kita diterima.

Dalam hadis yang lain, Rasulullah bersabda, “Seluruh doa itu akan terhenti antara langit dan bumi, tidak ada satu pun yang akan naik ke atas, kecuali membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw.,” (HR At-Tirmidzi).

Senin, 10 Oktober 2016

Renungan Tentang Kebahagiaan

*SEBUAH RENUNGAN TENTANG KEBAHAGIAAN*

"Kalau kebahagiaan bisa dibeli,
pasti orang2 kaya akan membeli kebahagiaan itu. Dan kita akan sulit mendapatkan kebahagiaan karena sudah diborong oleh mereka."

"Kalau kebahagiaan itu ada di suatu tempat, pasti belahan lain di bumi ini akan kosong karena semua orang akan kesana berkumpul dimana kebahagiaan itu berada ."

Syukurlah _kebahagiaan itu berada didalam hati dan pikiran setiap manusia._
Jadi kita tidak perlu membeli atau pergi mencari kebahagiaan itu.

"Yang kita perlukan adalah hati yang BERSIH dan IKHLAS serta PIKIRAN yang jernih, maka kita bisa menciptakan rasa bahagia itu kapanpun, dimanapun dan dengan kondisi apapun."

Kebahagiaan itu hanya dimiliki oleh "Orang2 yg dapat BERSYUKUR". 

*"JIKA anda TIDAK MEMILIKI APA YANG anda SUKAI, MAKA SUKAILAH APA YG anda MILIKI SAAT INI"*

Bersyukur adalah suatu kemampuan yg bisa dipelajari oleh siapapun.
Bersyukur bukanlah hasil dari suatu keadaan tertentu, melainkan _hasil dari sebuah life style (gaya hidup) yg dilakukan secara berulang-ulang hingga berubah menjadi suatu kebiasaan._

*"JANGANLAH MENGELUH KARENA TANGAN YG BELUM DAPAT MENGGAPAI  BINTANG, TAPI BERSYUKURLAH KARENA KAKI YG MASIH DAPAT MENGINJAK BUMI"*

❤❤❤❤❤❤❤❤❤

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Minggu, 09 Oktober 2016

Shaum Bulan Muharram

Pekan ini ialah pekan yang luar biasa untuk berpuasa.
Kok bisa  ?   Yuk kita cek ��

Ingat, sekarang kita berada di bulan Muharrom:

☝ Senin, 9 Muharrom (10 Oktober) puasa Tasu'a
☝ Selasa, 10 Muharrom (11 Oktober) Puasa 'Asyuro
☝ Rabu, 11 Muharrom (12 Oktober) Puasa ba'da 'Asyuro
☝ Kamis, 12 Muharrom (13 Oktober) Puasa Sunnah Kamis (hari diangkat/dilaporkannya amalan)
☝ Jum'at, 13 Muharrom (14 Oktober) Puasa Ayyamul Bidh
☝ Sabtu, 14 Muharrom (15 Oktober) Puasa Ayyamul Bidh
☝ Ahad, 15 Muharrom (16 Oktober) Puasa Ayyamul Bidh
☝ Senin, 16 Muharrom (17 Oktober) Puasa Sunnah Senin (diangkatnya/dilaporkannya amalan)

❗Silakan share ke teman dan sodara, siapa tau ada yang berpuasa karena diingatkan oleh anda.

✊ Puasa Sunnah di bulan Muharrom

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Sabtu, 08 Oktober 2016

Ishlaahul Qolbi

Al Habib Ali Masyhur bin Hafidz
pimpinan para mufti kota Tareem:

"Ishlaahul qolbi" atau perbaikan hati, sebagian orang apabila terkena musibah kecil dan remeh di salah satu anggota badannya, kakinya misalnya, cepat-cepat ia langsung berusaha bagaimanapun caranya ia bisa cepat mengobatinya. Akan tetapi sangat jarang sekali mereka yang mau mengoreksi penyakit-penyakit hati yang menjangkiti hati mereka. Seperti sombong, dengki, marah, riya’ dan sebagainya.  Perbaikan hati adalah salah satu bekal seseorang untuk bisa memperoleh keselamatan zhohir dan batin dengan memperbaiki hatinya yaitu dengan mengobatinya dari penyakit-penyakit hati yang sangat banyak macam dan jenisnya.

Hati adalah "mahallu an-nazhorillah" (Allah Subhanahu wa Ta'ala hanya memandang hati hambaNya). Rasulullah Shallallahu alaihi wa alaa aalihi wasallam bersabda di sebuah hadits: "bahwa sesungguhnya Allah SWT. memandang terhadap hati-hati kalian bukan terhadap tubuh-tubuh atau bentuk-bentuk kalian". Maksudnya Allah SWT tidak hanya memandang perbuatan hambanya dari zhohir jisimnya, akan tetapi justru lebih memandang batinnya yaitu hatinya.
Dan tidak diragukan lagi bahwa amal perbuatan hati adalah paling mulia, lebih mulia dari amal perbuatan yang kentara. Mengapa amal-amal hati seperti husnuzhon terhadap Allah dan para hambaNya, tawadhu’ terhadap Allah SWT. dan para hambanya, ridho dengan pemberian Allah SWT. dan amal-amal hati lainnya adalah lebih mulia?
Karena amal-amal hati lebih bisa dipastikan lebih ikhlas dan murni dari riya.

Habib Ali Masyhur bin Hafidz adalah kakak dari Habib Umar Bin Hafidz.

اللهم صل علي سيدنا محمد النبي الامي وعلي اله وصحبه وسلم

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Rabu, 05 Oktober 2016

Serat Kodrat

TERJEMAHAN “SERAT KODRAT“

(RAMALAN PUJANGGA JAWA)

Ilustrasi

Sekitar beberaqpa abad yang lalu ada pujangga (pengarang) Jawa yang namanya masih belum pasti telah meramalkan tantang kejadian yang akan terlaksana jalannya sejarah kehidupan orang Jawa/Nusantara/Indonesia pada saat ini. Ramalan tersebut ternyata sangat mirip atau bahkan tepat apa yang terjadi pada masa yang disebut oleh pujangganya sebagai “JAMAN EDAN” artinya ZAMAN GILA. Zaman sekarang yang kita alami ini hampir semuanya serba kacau, tidak teratur, tidak ada kepastian hukum, tidak terjadi pada jaman beberapa abad yang lalu

, yang selalu teratur rapi. Bagaimana bunyi ramalan tersebut akan diterjemahkan (bebas) oleh penulis dari bahasa Jawa kedalam bahasa Indonesia, sekaligus akan dicoba mengupas  apa arti sebenarnya yang dimaksud oleh sang pujangga . Terjemahan ini dimaksudkan agar generasi setelah tahun 50 an yang tidak mengerti bahasa Jawa, bisa mengerti tentang ramalan perjalanan sejarah bangsa yang menjangkau beberapa abad kemudian  menjadi kenyataan.

SERAT KODRAT –

(Buku yang isinya tentang nasib bangsa yang  seakan “sudah ditentukan” oleh Allah Yang Maha Kuasa)

Ungkapannya ramalan  sebagai berikut:

Terjemahan yang tersurat

Wadone pamer aurat,

sebagian besar wanitanya senang berpakaian minim, senang menunjukkan dada, paha , perut di tempat umum, yang pada zaman dulu dianggap menlanggar sopan santun

lanange ngumbar syahwat,

sebagian besar orang lakinya senamg selingkuh, bermain perempuan bukan istrinya, punya simpanan wanita, senang ke tempat pelacuran

sing laris jamu kuwat.

banyak orang menggemari obat kuat untuk  bersetubuh, tahan lama bersanggama memperbesar/memperpanjang senjatanya

Wong gede seneng maksiat,

banyak pejabat negara yang malas bekerja, senang korupsi, berjudi dengan uang negara-rakyat

wong cilik poda nekat.

Banyak buruh, rakyat kecil yang bertindak anarkis, merusak fasilitas umum/negara, merampok, membunuh demi uang puluhan ribu saja, menyerobot tanah yang bukan miliknya.

Wondene pada ora tobat,

Yang melakukan perbuatan tercela, salah, mencuri,korupsi, membunuh tidak mau mengakui kesalahannya

wegah tirakat,

hampir semua lapisan masyarakat malas melakukan ibadah sesuai dengan agamanya, senang pemboros, konsumtif, senang berhutang, tidak bayar hutang yang penting senang, ingin terlihat hidup mewah

malah nengenake maksiat.

banyak orang yang melakukan perbuatan yang tercela,tidak terpuji, berzina, wanitan menjual diri demi untuk terlihat hidup mewah,

rina wengi krungu sesambat.

setiap hari sampai malam banyak orang mengeluh, mencaci, protes, demo,mengemis  tetapi tidak mau bekerja keras, hilang rasa malu, tidak tenggang rasa dengan sesama

Akeh wong mlarat,

Banyak orangyang  hidup di bawah garis kemiskinan, sekitar 30 % dari seluruh penduduk Indonesia penganggur, petani tidak punya sawah, nelayan tidak punya perahu

uripe dha kesrakat,

banyak rakyat yang hidup dibawah garis kemiskinan, makan nasi aking, ubi atau makanan yang tidak layak bagi manusia.

ora kuwat nginoni brayat,

banyak keluarga yang pendapatannya sangat minim sehingga tidak bisa hidup layak, anaknya tidak sekolah karena tidak ada biaya

batur mburi ora kerumat.

banyak istri dan anaknya tidak sehat, sering sakit, tidak bisa berobat, terpelihara dengan layak sebaimana layaknya sebuah keluarga. Negara juga tidak peduli terhadap kesusahan hidup rakyatnya, karena uang negara/rakyat di korup pejabatnya

Ketiga kaline asat

Dimusim kemarau susah mendapatkan air untuk mandi, minum,mengairi sawah karena kemaraunya panjangsekali

rendeng ngelebi jagat.

Dimusim hujan banyak daerah yang banjir dari hujan yang deras dan lamatetpi salurannya mamprt, tanggul jebol sehingga menggenangi pemukiman

Lindu kaliwat liwat,

seringt  terjadi gempa bumi dengan skala besar diatas 6 SR  hampir diseluruh wilayah di Indonesia

samodra munggah darat.

Sering terjadi rob yaitu air laut masuk ke daratan dan menimbulkan banjir

Mulo, manungsa bakal slamet tekane kiamat, yen jagad diruwat. Sregepa salawat lan munajat.

Manusia akan selamat kalau mau memelihara lingkungn-alam nya, banyak sholat, berdo’a, berzikir, menyembah Allah SWT.

Manembah marang gusti sing makaryo jagat

Jangan lupa sholat, berdoa, bermunajat kepada Allah SWT

Sing ora kuat terus ngendat

Yang tidak kuat menahan derita banyak yang bunuh diri, gantung diri

Pejabate podo khianat, morale podo bejat

Pejabat di pusat maupun di daerah banyak yang korupsi, tidak punya rasa malu, suka nyabu, judi, hedonisme-hidup mewah dengan uang rakyat

Makaryo sing amanat

Seharusnya bekerja keras untuk rakyat dan bangsanya

Niat lan sregep amrih biso andum zakat

Bekerja keraslah dan rajin agar rakyat bisa memakmurkan rakyat

Ojo mung nyadong berkat,

Jangan bisanya hanya mengharapkan pemberian saja orang, meminta-minta

dahar sing kasiat amrih tansah waras uripe

makanlah makanan yang sehat agar sehat hidupnya.

Selasa, 04 Oktober 2016

Hadits Qudsi Penyengat Hati

HADIST QUDSI
ابن آدم لا تخافن من ذي سلطان مادام سلطاني باقياً وسلطاني لا ينفذ أبداً
Wahai anak Adam...
Janganlah engkau takut kepada pemilik kekuasaan, selama kekuasaan-Ku masih ada... dan kekuasaan-Ku tidak akan sirna selamanya...
يا ابن آدم لا تخشى من ضيق الرزق وخزائني ملآنة وخزائني لا تنفذ أبداً
Wahai anak Adam...
Janganlah engkau cemaskan sempitnya rezeki, selama perbendaharaan-Ku masih ada... dan perbendaharaan-Ku tidak akan habis selamanya...
يا ابن آدم لا تطلب غيري وأنا لك فإن طلبتني وجدتني، وإن فتني فتك وفاتك الخير
Wahai anak Adam...
Janganlah meminta kepada selain Aku... sementara engkau memiliki Aku...
Jika engkau mencari-Ku, engkau akan menemukan Aku...
Dan jika engkau kehilangan Aku, maka engkau kehilangan seluruh kebaikan...
يا ابن آدم خلقتك للعبادة فلا تلعب، وقسمت لك رزقك فلا تتعب، فإن رضيت بما قسمته لك أرحت قلبك وبدنك، وكنت عندي محموداً، وإن لم ترض بما قسمته لك فوعزتي وجلالي لأسلطن عليك الدنيا تركض فيها ركض الوحوش في البرية ثم لا يكون لك منها إلا ما قسمته لك، وكنت عندي مذموماً
Wahai anak Adam...
Aku ciptakan engkau untuk mengabdi, maka janganlah engkau bermain-main...
Dan Aku telah tetapkan bagimu rezekimu, maka janganlah penatkan ragamu...
Jika engkau ridha terhadap pembagian-Ku, maka akan Aku tenangkan jiwa dan ragamu, dan engkau menjadi orang terpandang di sisi-Ku...
Dan jika engkau tidak ridha terhadap pembagian-Ku, maka Demi Kemuliaan dan Keperkasaan-Ku, sungguh akan aku bebankan engkau dengan dunia, engkau terseok-seok laksana hewan melata di permukaan bumi, kemudian engkau tidak akan mendapatkan apa-apa selain yang telah aku tetapkan, dan engkau menjadi orang tercela di sisi-Ku...
يا ابن آدم خلقت السماوات السبع والأراضين السبع ولم أعي بخلقهن، أيعييني رغيف عيش أسوقه لك بلا تعب ؟
Wahai anak Adam...
Aku ciptakan tujuh langit dan tujuh bumi, dan aku tidak berat menciptakan itu semua...
Lantas apa beratnya bagi-Ku menyediakan roti (kebutuhan) untuk hidupmu?
يا ابن آدم أنا لم أنس من عصاني فكيف من أطاعني ؟ وأنا رب رحيم وعلى كل شيء قدير
Wahai anak Adam...
Aku tidak lupa kepada orang yang telah bermaksiat kepada-Ku...
Lantas bagaimana mungkin Aku lupa kepada mereka yang ta'at kepada-Ku?
Sedangkan Aku adalah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Berkuasa atas segala sesuatu?
ياابن آدم لا تسألني رزق غد كما لم أطالبك بعمل غد .
Wahai anak Adam...
Janganlah engkau minta kepada-Ku rezekimu esok hari...
Sebagaimana Aku tidak menyuruhmu melakukan pekerjaan esok hari...
يا ابن آدم أنا لك محب فبحقي عليك كن لي محباً
Wahai anak Adam...
Aku sungguh mencintaimu...
Maka demi hak-Ku di atasmu, jadilah engkau orang yang cinta kepada-Ku...

Senin, 03 Oktober 2016

Minta diberikan kekayaan hati

Ya Allah kami hanya berharap ridho, rahmat dan maghfiroh Mu, berikanlah kami kekayaan yg sesungguhnya yakni luas dan jembar nya hati ini, hati yg selalu memaafkan dan selalu menerima apapun yg telah Engkau gariskan. Aamiin aamiin aamiin ya robbal alamiin.

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Selasa, 20 September 2016

Berkata Baik atau Lebih Baik.Diam

Sungguh beruntung orang yang banyak diam
Ucapannya dihitung sebagai makanan pokok
Tidak semua yang kita ucapkan ada jawabnya
Jawaban yang tidak disukai adalah diam
Sungguh mengherankan orang yang banyak berbuat aniaya
Sementara meyakini bahwa ia akan mati

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata,
”Seseorang mati karena tersandung lidahnya
Dan seseorang tidak mati karena tersandung kakinya
Tersandung mulutnya akan menambah (pening) kepalanya
Sedang tersandung kakinya akan sembuh perlahan.”
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam kitab Shahih-nya (hadits no. 6474) dari Sahl bin Sa’id bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ يَضْمَنَّ لِي مَابَيْنَ لِحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ

“Barang siapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) sesuatu yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, kuberikan kepadanya jaminan masuk surga.”

Yang dimaksud dengan “sesuatu yang ada di antara dua janggutnya” adalah mulut, sedangkan “sesuatu yang ada di antara dua kakinya” adalah kemaluan.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Ibnu Hajar menjelaskan, “Ini adalah sebuah ucapan ringkas yang padat makna; semua perkataan bisa berupa kebaikan, keburukan, atau salah satu di antara keduanya. Perkataan baik (boleh jadi) tergolong perkataan yang wajib atau sunnah untuk diucapkan. Karenanya, perkataan itu boleh diungkapkan sesuai dengan isinya. Segala perkataan yang berorientasi kepadanya (kepada hal wajib atau sunnah) termasuk dalam kategori perkataan baik. (Perkataan) yang tidak termasuk dalam kategori tersebut berarti tergolong perkataan jelek atau yang mengarah kepada kejelekan. Oleh karena itu, orang yang terseret masuk dalam lubangnya (perkataan jelek atau yang mengarah kepada kejelekan) hendaklah diam.” (lihat Al-Fath, 10:446)

Imam An-Nawawi rahimahullah menyebutkan dalam Syarah Arbain, bahwa Imam Syafi’i rahimahullah mengatakan, “Jika seseorang hendak berbicara maka hendaklah dia berpikir terlebih dahulu. Jika dia merasa bahwa ucapan tersebut tidak merugikannya, silakan diucapkan. Jika dia merasa ucapan tersebut ada mudharatnya atau ia ragu, maka ditahan (jangan bicara).”

Sebagian ulama berkata, “Seandainya kalian yang membelikan kertas untuk para malaikat yang mencatat amal kalian, niscaya kalian akan lebih banyak diam daripada berbicara.”
Imam Abu Hatim Ibnu Hibban Al-Busti berkata dalam kitabnya, Raudhah Al-‘Uqala wa Nazhah Al-Fudhala, hlm. 45, “Orang yang berakal selayaknya lebih banyak diam daripada bicara, karena betapa banyak orang yang menyesal karena bicara dan sedikit yang menyesal karena diam. Orang yang paling celaka dan paling besar mendapat bagian musibah adalah orang yang lisannya senantiasa berbicara, sedangkan pikirannya tidak mau jalan”.

Beliau berkata pula di hlm. 47, “Orang yang berakal seharusnya lebih banyak mempergunakan kedua telinganya daripada mulutnya. Dia perlu menyadari bahwa dia diberi dua telinga, sedangkan diberi hanya satu mulut, supaya dia lebih banyak mendengar daripada berbicara. Sering kali orang menyesal pada kemudian hari karena perkataan yang diucapkannya, sementara diamnya tidak akan pernah membawa penyesalan. Menarik diri dari perkataan yang belum diucapkan itu lebih mudah daripada menarik perkataan yang telah terlanjur diucapkan. Hal itu karena biasanya apabila seseorang tengah berbicara maka perkataan-perkataannya akan menguasai dirinya. Sebaliknya, bila tidak sedang berbicara maka dia akan mampu mengontrol perkataan-perkataannya.”

Beliau menambahkan di hlm. 49, “Lisan seorang yang berakal berada di bawah kendali hatinya. Ketika dia hendak berbicara, dia akan bertanya terlebih dahulu kepada hatinya. Apabila perkataan tersebut bermanfaat bagi dirinya maka dia akan bebicara, tetapi apabila tidak bermanfaat maka dia akan diam. Sementara orang yang bodoh, hatinya berada di bawah kendali lisannya. Dia akan berbicara apa saja yang ingin diucapkan oleh lisannya. Seseorang yang tidak bisa menjaga lidahnya berarti tidak paham terhadap agamanya.”

Diriwayatkan oleh Bukhari dalam kitab Shahih-nya, hadits no.10; dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

“Seorang muslim adalah seseorang yang orang muslim lainnya selamat dari ganguan lisan dan tangannya.”

Subhanallah

Kamis, 12 Mei 2016

Dahsyatnya Sakratul Maut

⚡ DAHSYATNYA PROSES SAKARATUL MAUT ✨✨

"Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri". (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).

Datangnya Kematian Menurut Al Qur'an :

🔹Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.

Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh". Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)

Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? (QS An-Nisa 4:7 8)

🔹Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.

Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS al-Jumu'ah, 62: 8)

🔹Kematian datang secara tiba-tiba.

Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS, Luqman 31:34)

🔹Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat|

Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS, Al-Munafiqun, 63:11)

🔹Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut

Sabda Rasulullah SAW : "Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang" (HR Tirmidzi)

Sabda Rasulullah SAW : "Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?" (HR Bukhari)

Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW .

Ka'b al-Ahbar berpendapat : "Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa".

Imam Ghozali berpendapat : "Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki".

Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. "Wahai manusia !", kata pria tersebut. "Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku."

Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.

Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah. Wallahu a'lam bis shawab.

🔹Sakaratul Maut Orang-orang Zhalim

Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang zhalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.

Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.

Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.

Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu". Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS Al-An'am 6:93)

(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); "Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun". (Malaikat menjawab): "Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan". Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)

Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata, "Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! " Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.

Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda, "Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka".

Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang zhalim di neraka, "Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka". Naudzu bila min dzalik!

🔹Sakaratul Maut Orang-orang Yang Bertaqwa

Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.

Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?" Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan". (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)

Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, "Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu".

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga kita yang masih hidup dapat selalu dikaruniai hidayah-Nya, berada dalam jalan yang benar, selalu istiqomah dalam keimanan, dan termasuk umat yang dimudahkan-Nya, selama hidup di dunia, di akhir hidup, ketika sakaratul maut, di alam barzakh, di Padang Mahsyar, di jembatan jembatan Sirath-al mustaqim, dan seterusnya.

Allahumma Amin..

Senin, 11 April 2016

Yuk segera lunasi hutang kita

��Inilah Azab Bagi yang Tidak Melunasi Hutang��


Sebagai umat Muslim kita selalu diajarkan untuk segera melunasi hutang. Jangan sampai menundanya atau bahkan tidak membayar hutang. Terlebih bagi seseorang telah berjanji untuk melunasinya, namun tidak juga kesampaiaan. Jangan pernah menganggap remeh hutang meskipun jumlahnya sedikit.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya : Roh seorang mukmin masih terkatung-katung (sesudah wafatnya) sampai hutangnya di dunia dilunasi. (HR. Ahmad)

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah bahawa Rasulullah bersabda, “Sesiapa yang mengambil harta orang lain (berhutang) dan berniat akan membayarnya, maka Allah akan menunaikan niatnya itu. Tetapi sesiapa mengambilnya dengan niat akan membinasakannya (dengan tidak membayar), maka Allah akan membinasakannya.” (Hadis riwayat al-Bukhari)

Pada zaman dahulu, bahkan Rasulullah SAW tidak mau menshalati orang yang tidak membayar hutang. Hali ini bisa Anda baca dalam sebuah riwayat hadits berikut ini.

“Penundaan hutang bagi mereka yang mampu adalah satu kezaliman.” (Riwayat Bukhari – 41/585)

Dari Salamah bin Al Akwa’ radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Kami duduk di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu didatangkanlah satu jenazah. Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak.” Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyolati jenazah tersebut.Kemudian didatangkanlah jenazah lainnya. Lalu para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah shalatkanlah dia!” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Iya.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Ada, sebanyak 3 dinar.” Lalu beliau mensholati jenazah tersebut.Kemudian didatangkan lagi jenazah ketiga, lalu para sahabat berkata, “Shalatkanlah dia!” Beliau bertanya, “Apakah dia meningalkan sesuatu?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka menjawab, “Ada tiga dinar.” Beliau berkata, “Shalatkanlah sahabat kalian ini.” Lantas Abu Qotadah berkata, “Wahai Rasulullah, shalatkanlah dia. Biar aku saja yang menanggung hutangnya.” Kemudian beliau pun menyolatinya.” (HR. Bukhari no. 2289)

Sungguh merugi bagi seorang muslim yang enggan membayar hutang. Pada hari akhirat nanti orang-orang akan datang menagih hutangnya dan amal kebaikan yang menutupi. Karena pada hari akhirat tidak ada lagi yang namanya mata uang atau sesuatu yang dibayar ketika di dunia. Amal kebaikan akan terpotong pada hari akhirat berikut haditsnya

Dari Ibnu ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414.) Ibnu Majah juga membawakan hadits ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.”

Orang-orang yang tidak membayar hutang dianggap pencuri oleh Allah SWT.  Dari Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.” (HR. Ibnu Majah no. 2410.)

Meskipun seseorang muslim meninggal dalam keadaan syahid orang yang memiliki hutang tidak akan diampuni.

“Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim no. 1886)

Semoga Ini Bisa Menjadi Perenungan Kita Agar Segera Bayar Hutang Jika Mampu Melunasinya, Kalau pun Belum Bisa, maka Minta Maaflah Pada Yang memberi Hutang dan Memohon Untuk di beri waktu lagi sampai bisa membayar Hutang. Selama ada niat bayar pasti Allah SWT akan memberi jalannya
Sahabat renungan Islam semoga setelah membaca ini, sahabat semua segera melunasi hutang. Jika sampai hari ini belum mampu membayarnya minta maaflah pada orang yang memberi hutang berjanjilah akan melunasinya, jangan sampai hutang terbawa sampai meninggal. Dan berdoalah kepada Allah SWT agar dimudahkan untuk membayar hutang, hanya kepada Allah SWT satu-satunya tempat memohon segalanya.

Sebagai penutup berikut hadits Rasulullah SAW : “Siapa yang mengambil harta manusia & berkehendak membayarnya, maka Allah (membantu) akan membayarkannya & siapa yang mengambilnya berkehendak menghilangkannya, maka Allah menghilangkannya (HR Bukhari)

Subhanallah

Selasa, 05 April 2016

Jazzakallahu Khairon

��JAZAAKALLAHU KHAIRON��

Sering kita mendengar kalimat "Jazaakallah Khairon'atau "Jazaakallahu khairon katsiiron" atau "Jazaakallahu Ahsanal Jazaa".
Apa maksudnya? Apakah ucapan terimakasih?

Bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :
"Apabila ada seseorang mengucapkan kepada saudaranya 'Jazaakallah', maka sesungguhnya dia telah sangat menyanjungmu (sangat berterima kasih kepadamu karena dia menyerahkan kepada Allah untuk membalas kebaikanmu)."

Jazaakallah adalah kalimat kebaikan yang menunjukkan segenap kebaikan di sisi Allah.

Jazaakallah artinya : semoga Allah menganugerahkan kepadamu surga-Nya.

Jazaakallah artinya : semoga Allah menganugerahkan kepadamu kenikmatan melihat wajah-Nya kelak di surga.

Jazaakallah artinya : semoga Allah menyelamatkanmu dari neraka jahannam.

Jazaakallah artinya : semoga Allah memberikan keselamatan untukmu di saat huruhara hari kiamat.

Jazaakallah artinya : semoga Allah melindungimu dari syaithon yang terkutuk.

Jazaakallah artinya : semoga Allah memberimu rezeki yang penuh barokah.

Jazaakallah artinya : semoga Allah menjadikan engkau orang yang berbakti kepada orang tuamu.

Jazaakallah artinya : semoga Allah menjadikan engkau senantiasa mengikuti sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Berkata Umar ibn Khatthab radliyallahu 'anhu:
"Jikalau seseorang tahu apa yang terkandung dari ucapan 'Jazaakallah',niscaya akan memperbanyak untuk mengucapkannya satu sama lain."

Jazaakallah kita sampaikan kepada yang memberitahukan faedah ini.

Jazaakallah kita sampaikan kepada yang menerima faedah ini.

Dan Jazaakallah juga kita sampaikan kepada yang menyebarluaskannya..!

Aamiin, walhamdulillaahi robbal'alamin.

Ket:
��Jazakalloh : ditujukan buat seorang laki2

����Jazakillah : ditujukan buat seorang perempuan

��‍��‍��‍�� Jazakumulloh : ditujukan untuk banyak orang

Selasa, 29 Maret 2016

Senyum yuk !

الابتسامة أمرها عجيب إن أهديتها لحبيب شعر بالفرح وإن أهديتها لعدو شعر بالندم وإن أهديتها لمن لاتعرف أصبحت صدقة وإن صنعتها لنفسك ازددت قوة
Tersenyum itu sesuatu yg mengherankan, ketika kamu berikan kpd kekasih maka dia akan senang, kepada musuh maka dia akan merasa menyesal, kepada orang yg tdk dikenal maka akan jadi teman dan ketika pada diri sendiri maka akan bertambah kekuatan...#Subhanallah

semangad pagee

Senin, 28 Maret 2016

Teruslah berdoa

بعض الدعوات الجميلة لا تُستجاب في لحظتها، ولكن الله لا ينساها فيعطيك إيّاها في الوقت الأجمل والأنسب ﴿ ومَا كَانَ رَبُكَ نَسِيًّا ﴾
Sebagian Doa yg indah tidak dikabulkan seketika, tetapi Allah tidak akan lupa, maka akan di berikan pada waktu yg sangat indah dan tepat (dan tidaklah tuhanmu lupa)...#Subhanallah

Minggu, 27 Maret 2016

Pintu Kebahagiaan

من أعظم أبواب السعادة والتوفيق دعاء الوالدين فاغتنمه ببرهما ليكون لك دعاؤهما حصنًا حصينًا من كل مكروه بإذن الله ، ويهطل عليك التوفيق
Diantara pintu-pintu kebahagiaan yg paling besar dan pertolongan adalah Doa Kedua orang tua, maka berbaktilah supaya mendapatkan doa keduanya sebagai perisai dari semua yg tdk disukainya dan segera mendapatkan pertolongan Allah Ta'ala...#Subhanallah

Sabtu, 26 Maret 2016

Nasihat Umar Bin Khatab

Sayyidina Umar Bin Khatab, " Apabila engkau melihat orang yang berilmu mencintai dunia, maka curigailah ia mengenai agamanya, krn orang yg mencintai sesuatu ia akan menyibukkan diri dengan apa yg dicintainya itu. "

subhanallah

Jumat, 25 Maret 2016

Kalau TIDAK Pinjam Bank Bagaimana Kami Bisa Makan ? Banyak Orang Bisa Sukses Karena Mereka Utang Bank

Banyak yang merasa tersinggung dan tidak setuju ketika saya membeberkan haramnya riba. Dari hati yang terdalam, saya mohon maaf yang setulus-tulusnya, karena tidak ada maksud untuk menyakiti hati saudara-saudaraku yang mungkin saat ini:
- Masih punya utang Bank / semacamnya
- Masih bekerja di Bank/semacamnya
- Keluarga, saudara / temannya ada yang bekerja di Bank/semacamnya, dan lain sebagainya.

Sebuah kebenaran, sekalipun pahit, tetap harus disampaikan.

Ketika muncul pertanyaan dari orang-orang:"Kalau tidak dari bank, dari mana kami bisa makan? Dari mana kami bisa memenuhi kebutuhan hidup? Dari mana kami bisa memiliki usaha? Sedangkan kenyataanya, banyak orang yang sukses berkat menggunakan pinjaman dari bank."

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kali ini saya tidak akan menggunakan pendekatan dalil-dalil, baik Hadits maupun Al Qur'an. Saya akan jawab menggunakan pengalaman yang sudah saya alami sendiri.

Saya akan jawab satu persatu pertanyaan yang disampaikan pada saya:
1. Dari mana kita memenuhi kebutuhan sehari-hari kalau tidak ada pemasukan? Tentu kita akhirnya butuh utang?
Jawab:
- Utang pada dasarnya diperbolehkan, selama didalam utang piutang itu tidak mengandung riba.
- Jika tidak ada pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari, tentu jawabnya mudah: Buatlah jadi ada pemasukan. Baik dengan bekerja yang mengandalkan pikiran, maupun tenaga, atau pun bisa dengan berwirausaha.

2. Kebutuhan hidup saya banyak, sementara dari bekerja hasilnya tidak cukup untuk kebutuhan. Kalau tidak pinjam bank, dari mana saya dapat modal usaha?
Jawab:
- Kalau sudah jelas penghasilan dari bekerja rutin tidak cukup, maka perlu menambah pemasukan, baik dengan bekerja diluar kegiatan rutin, maupun berwirausaha.
- Kalau sudah jelas pekerjaan rutin kita menyita banyak waktu, sementara hasilnya tidak seberapa, dan menyebabkan kita tidak bisa bekerja sampingan, maka lebih baik cari pekerjaan lainnya atau fokus wirausaha.
- Siapa bilang, modal wirausaha itu harus uang, sehingga kita harus pinjam bank untuk bisa berwirausaha. Modal menjadi seorang wirausaha itu: Pengetahuan, keterampilan, keahlian, jaringan pertemanan, kreatifitas, pekerja keras, tidak mudah putus asa, memiliki komitmen, bertanggung jawab, jujur, memiliki integritas, suka belajar, ulet, berjiwa sosial tinggi, dll.
- Contoh:
* Jika anda seorang guru: anda bisa membuka les / private, anda bisa membuat buku panduan belajar yang praktis sehingga layak dipasarkan. Didaerah saya ada seorang yang setiap hari membuat dan menjual sendiri buku mewarnai, dia buat hanya dari print saja. Dia tinggal contek teknik membuat buku mewarnainya seperti di pasaran. Kemudian dia buat gambarnya sendiri, difotocopy, dan dijual dengan harga Rp. 3.500/buku. Sementara buku mewarnai sejenis dipasaran harganya antara Rp. 7 ribu - Rp. 12 ribu perbuku.
* Anda bisa sedikit keahlian komputer: Anda bisa bikin kursus private komputer, anda bisa buka jasa reparasi komputer, dll
* Anda ibu rumah tangga: anda bisa bikin aneka kerajinan tangan, anda bisa bikin aneka makanan kering. dll.

3. Tapi saya ga punya uang untuk memulai usaha?
Jawab:
- Sudah saya sampaikan sebelumnya, bukan uang yang anda perlukan untuk berwirausaha, tapi mentalitas dan pola pikir anda harus beres dulu.
- Berpikirlah lebih kreatif, karena kekuranga bukan penghalang, tetapi kekurangan adalah tantangan. Hanya wirausahawan yang kuat yang bisa menghadapi tantangan.

Ingatlah, pelaut ulung bukanlah pelaut yang dilahirkan di laut yang tenang, tetapi pelaut yang lahir dari laut yang penuh badai dan gelombang besar.

4. Banyak pengusaha yang bisa besar karena terbantu dengan utang bank. Apa penjelasan anda?
Jawab:
- Ada yang sukses atau bangkrut karena utang bank bukan menjadi ukuran sebuah hukum itu halal atau haram. Contoh sederhana, menjadi koruptor juga bisa sukses dan kaya raya secara finansial, tetapi tindakan korupsi tetap tidak bisa dibenarkan sekalipun terbukti membuat seseorang sukses dan kaya raya.
- Jika parametar kebenaran adalah kesuksesan, apa anda lupa bahwa ada jutaan orang yang hidupnya menderita karena riba?
- Kenapa ada orang sukses padahal dia hasil dari riba? Bisa jadi karena Alloh sudah tidak mempedulikan orang tersebut, sehingga orang itu dibiarkan dalam kesesatan yang sesesat2nya.

5. Utang bank menyemangati saya didalam bekerja karena saya harus bekerja lebih keras untuk menutup angsuran.
Jawab:
- Semangat dengan keterpaksaan itu 2 hal yang berbeda.
- Menyemangati didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya: memberi semangat; memberi motivasi; menggiatkan; menggembirakan; membangkitkan kebenaran (kemauan):
- Keterpaksaan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia: berbuat di luar kemauan sendiri karena terdesak oleh keadaan; mau tidak mau harus; tidak boleh tidak.

Nah, anda semangat apa terpaksa? Silakan nilai sendiri.

6. Selain utang dari bank, saya tidak tahu lagi, darimana saya bisa dapat uang?
Jawab:
- Selama anda masih berpikir, bahwa uang adalah kunci penyelesaian dari masalah anda, maka anda selamanya akan terjebak kepada utang dan riba.
- Jika anda ingin lepas dari utang riba, maka harus memiliki komitmen bahwa selamanya tidak akan berhutang lagi, sesulit apapun kondisinya.
- Anda hanya akan menemukan solusi jika anda berkomitmen penuh untuk meninggalkan riba selamanya.

7. Saya ingin usaha tanpa modal uang, tapi saya tidak punya kreatifitas.
Jawab:
- Kalau begitu bangkitkan kreatifitas yang ada didalam diri anda
- Buka pikiran seluas-luasnya untuk menerima hal-hal baru yang bermanfaat
- Berinteraksilah dengan orang-orang yang kreatif, yang memiliki pola pikir positif.
- Jika anda tidak bisa, belajarlah. Jika anda tidak tahu, cari tahu.
Alloh sudah membekali anda dengan akal pikiran juga tenaga, maksimalkan semua yang anda miliki.

8. Tidak mudah untuk bisa lepas dari riba.
Jawab:
Mudah atau susah, tergantung bagaimana anda menyikapinya. Jika menurut anda susah, maka pasti susah. Tapi jika menurut anda mudah, maka pasti akan mudah pula.

9. Kondisi saya mendesak, sehingga saya tidak ada pilihan lain untuk tidak berhutang dengan bank.
Jawab:
- Mendesak itu hanya sekali-kali, kalau setiap hari sudah bukan mendesak namanya,
- Tanyakan pada diri anda, apakah kehidupan semacam ini yang anda inginkan? Setiap hari merasa was-was dan dikejar-kejar beban angsuran?

10. Hidup saya masih sulit, nanti kalau saya sudah kaya, saya akan berhenti dari riba.
Jawab:
- Tahu kenapa anda selalu didalam kesulitan? Karena anda memakan riba.
- Jika anda tinggalkan riba, maka bermacam kemudahan akan menghampiri anda.
- Jadi yang menghalangi anda sukses adalah riba, tetapi anda sendiri beranggapan riba bisa mengantarkan anda sukses

11. Kalau saya tidak boleh utang bank, terus anda mau ngasih saya utang?
Jawab:
- Kenapa anda masih berpikir bahwa apa yang Alloh berikan untuk bekal anda hidup masih kurang? Akal pikiran, kesehatan, tenaga, waktu, begitu banyak yang Alloh berikan.
- Jika pemberian dari Alloh saja masih anda anggap kurang, maka bagaimana mungkin saya bisa memberikan sesuatu yang bisa memuaskan anda?

12. Terus solusinya apa?
Jawab:
- Taubat riba
- Berpikirlah lebih kreatif lagi, insya Alloh masih banyak sekali pekerjaan dan usaha yang bisa dijalankan dengan tanpa modal uang, apalagi utang riba.

13. Anda mudah saja bicara, untuk menjalaninya sangatlah sulit.
Jawab:
- Memang saya hanya bisa berbicara pada anda, saya tidak memiliki hak untuk memaksa anda
- Hanya orang yang diberikan hidayah hatinya oleh Alloh yang akan menerima kebenaranNYA, mau mentaatiNYA tanpa kebanyakan beralasan dan menyanggah. Dan tidak semua orang akan mendapatkan hidayah tersebut.
- Saya bicara karena saya sudah menjalaninya, saya sudah buktikan memiliki beberapa bisnis dengan semuanya tanpa modal.
Memang Sulit, tapi BISA
Memang Berat, tapi MAMPU

Jika anda ingin terbuka wawasannya, silakan anda lihat postingan-postingan saya sebelum ini, ada puluhan, bahkan mungkin ratusan postingan yang akan membuka pikiran anda lebih luas lagi.

Nah, pilihan selalu ada ditangan anda, tindakan apa yang akan anda lakukan. Langkah apa yang akan anda pilih, semua terserah anda.

Salam hangat, semoga bermanfaat.

Kamis, 24 Maret 2016

Panggilan Allah

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwasanya RAsulullah SAW bersabda :

إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ أَدْبَرَ الشَّيْطَانُ وَلَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ التَّأْذِينَ فَإِذَا قَضَى النِّدَاءَ أَقْبَلَ حَتَّى إِذَا ثُوِّبَ بِالصَّلَاةِ أَدْبَرَ حَتَّى إِذَا قَضَى التَّثْوِيبَ أَقْبَلَ حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ اذْكُرْ كَذَا اذْكُرْ كَذَا لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ لَا يَدْرِي كَمْ صَلَّى
Jika adzan dikumandangkan maka setan lari berpaling sambil kentut dengan keras sehingga adzan tidak terdengar. Dan jika seruan adzan selesai, dia balik lagi.  Jika iqamah dikumandangkan, dia berpaling lagi sampai selesai dikumandangkan, Setelah itu ia balik lagi sehingga ia muncul diantara seseorang dengan dirinya. Dia berkata kepadanya, ' ingatlah hal ini dan itu yang sebelumnya dia tidak mengingatnya sehingga mengakibatkan seorang yang shalat tidak mengetahui berapa rakaat yang telah ia kerjakan. ([HR Bukhari – Muslim]

Adzan bukanlah sekedar tanda masuknya waktu shalat tetapi ia adalah panggilan Allah sang Maha Besar. Rasul bersabda: "Jika engkau mendengar suara adzan, maka penuhilah panggilan Allah itu" [HR Thabrani]. Jika demikian halnya maka mari kita bayangkan seandainya seseorang dipanggil oleh raja atau presiden untuk menerima penghargaan? Apakah perasaannya akan biasa-biasa saja, kemudian datang dengan pakaian seadanya serta tidak berusaha untuk datang tepat waktu? Pasti tidak! Lantas bagaimanakah keadaan seseorang jika ia dipanggil Allah yang maha Agung pencipta para raja agung untuk diberi penghargaan dan hadiah yang sangat agung? Bukankah panggilannya berbunyi "Hayya Alal Falah" (marilah menuju keberuntungan) .
Adzan adalah panggilan yang luar biasa, betapa tidak, mendengarkan dan menjawabnya  saja berhadiah surga. Perhatikan sabda Nabi saw: "Apabila muadzin mengucapkan Allahu Akbar, Allahu Akbar maka salah seorang dari kalian menjawab Allahu Akbar, Allahu Akbar dst...sampai tatkala muadzin mengucapkan, Laa ilaahaa illallah dia menjawab, Laa ilaaha illallahu (min qalbih) dengan setulus hatinya, maka ia akan masuk surga."[HR. Muslim]

Kemuliaan adzan juga tak luput dari seorang muadzin. Rasul saw bersabda:
الْمُؤَذِّنُ يُغْفَرُ لَهُ مَدَى صَوْتِهِ وَيَشْهَدُ لَهُ كُلُّ رَطْبٍ وَيَابِسٍ
Seorang Muadzin akan diampuni dosanya sepanjang suaranya dan segala yang basah dan yang kering bersaksi untuknya" [HR. Ahmad] dan dalam riwayat yang lain disebutkan : pahalanya seperti pahala orang yang sholat bersamanya" [HR. Thabrani]

Terdapat kisah mengagumkan dalam buku Kesaksian Seorang Dokter yang ditulis oleh dr. Khalid bin Abdil Aziz Al-Jubair. Suatu ketika Dokter Jasim al-Haditsy menggunakan stetoskop yang diletakkan di atas dada seorang pasien untuk memastikan apakah ia masih hidup ataukah ia sudah meninggal dunia . Betapa terkejutnya ia karena apa yang ia dengar bukannya suara detak jantung melainkan suara Allahu Akbar, Allahu Akbar, Asyhadu alla ilaha illallah. Dokter berkata, "Saya rasa suara itu adalah adzan subuh. Kemudian saya bertanya kepada salah seorang perawat, 'Jam berapa sekarang?' Ia menjawab, "Jam satu malam." Saya tahu bahwa saat ini belum tiba saatnya adzan subuh, kemudian saya kembali meletakkan stetoskop di atas dadanya dan saya kembali mendengarkan adzan tersebut selengkapnya. Maka saya bertanya kepada keluarga pasien tersebut tentang keadaannya semasa hidup, mereka menjelaskan, "Ia bekerja sebagai muadzin pada sebuah masjid, biasanya ia datang ke masjid seperempat jam sebelum tiba waktunya atau kadang lebih awal lagi, ia selalu menghatamkan Al-Qur`an dalam tiga hari dan sangat menjaga lisannya dari kesalahan." Wallahu A'lam. Semoga kita termasuk hamba-hambaNya yang mendapatkan kemuliaan dariNya.

Ibadah Terindah

من اجمل العبادات الدعاء .. بظهر الغيب فهو دعاء الملائكة دُعاء مُستجاب ان شاء الله.
Diantara Ibadah yg indah adalah Berdoa..Doa dengan rahasia itu adalah Doa Malaikat dan Doa Mustajabah...#Subhanallah

Pengorbanan dan Kesabaran

إنكُم لا تَنالُون مَا تُحبون إلا بترْكِ ما تَشْتهون ، ولا تُدركُون ما تُؤملون إلا بالصبر على ما تَكرهُون .  (الحَسن رضي الله عنه)
Sesungguhnya kalian tidak akan memperoleh sesuatu yg di sukainya kecuali dengan meninggalkan sesuatu yg diinginkannya, dan kalian tidak akan mendapatkan yg di cita-citakan kecuali dengan sabar atas segala yg tdk disukainya (Sayyiduna Hasan RA)...#Subhanallah

Rabu, 23 Maret 2016

Marketing Langitan

MARKETING LANGIT

Saya beberapa kali bertemu dan belajar dengan para pengusaha-pengusaha yang omsetnya sudah milyaran per bulan bahkan perhari dan perusahaanya selalu mengalami kebanjiran order.

Ketika saya belajar dengan mereka, saya sangat terkejut sekali ketika sudah membahas soal Markeing Langit...

Ternyata para pengusaha tersebut yang omsetnya bisa milyaran per bulan, mereka bisa mendapatkan omset segitu karna mereka mempraktekan ilmu marketing langit terlebih dahulu sebelum mempraktekan ilmu marketing bumi

Apakah Anda sudah tau Marketing Langit itu apa?

Marketing Langit itu adalah usaha-usaha yang kita lakukan selain dengan ilmu-ilmu dunia (Ilmu Marketing, Ilmu Closing, Dll )

Lalu Contoh dari Marketing Langit itu apa saja?

1. Ketaatan para istri kepada suaminya
2. Melaksanakan Ibadah Solat wajib tepat waktu
3. Melaksanakan ibadah solat sunnah (Dhuha & Tahajud)
4. Sedekah Setiap Hari
5. Berbakti kepada orang tua
dan
6. Bersilaturahim

Nah...., kebanyakan dari anda mungkin ada yang lebih memikirkan urusan marketing dunia daripada marketing langit saat ini.

Sekarang coba anda renungkan "Sebenernya anda berbisnis saat ini hanya untuk mengejar urusan dunia saja atau anda berbisnis untuk mengejar urusan akhirat ?"

Jika anda dalam berbisnis hanya mengejar urusan dunia pantaslah anda mengalami hal-hal seperti ini :
1. Closing sedikit anda marah-marah
2. Ketika anda berbisnis yang penting untung banyak, masalah produk bermanfaat atau tidak saya tidak mau tau
3. Marah-marah di sosial media ketika di phpin customer
4. Maksa-maksa customer untuk cepat-cepat transfer dan beli produk yang kita jual
5. Jengkel pada upline yang ga bisa bimbing
6. Jengkel pada member jika mereka ga aktif
7. Anda terobsesi pengen cepat kaya dalam waktu singkat sehingga dalam berbisnis anda tidak ingin tau ini bisnis halal atau haram

Jika anda dalam berbisnis seperti itu naudzubilah, Sesungguhnya urusan dunia itu hanyalah tipuan belaka, dan sesungguhnya kehidupan akhirat itulah yang akan kekal.

Percayalah jika anda berbisnis hanya terobsesi dalam urusan uang/dunia saja saja maka :
1. sebanyak apapun anda mempunyai harta maka anda tidak akan pernah merasa cukup.
2. Walaupun Anda mempunyai harta ratusan juta maka hatimu akan mengalami kegelisahan yang terus menerus seolah-olah hidup ini tidak ada artinya
3. Anda akan semakin jauh dari pertolongan Allah Ta'ala
4. Anda akan semakin jauh dari apa yang yang diperintah Allah Ta'ala dan Rasulnya.

Apalagi jika anda dalam berbisnis sudah mengabaikan urusan halal dan haram.

Janganlah kamu berpikir bahwa "Cari uang yang haram aja susah apalagi yang halal"

Sungguh cara berpikir orang demikian adalah cara berpikir orang-orang bodoh.

Rejeki Allah Itu Luas dan Rejeki yang halal pun masih banyak di dunia ini tapi kenapa anda masih mencari nafkah /harta dari jalur yang haram.

Apakah Anda tidak kasihan dengan anak dan pasangan anda, mereka di kasih makan dari jalur yang haram.
Jika anak anda di beri makan dari jalur yang haram, maka mau jadi apa nantinya anak anda ?

Jika anda dalam mencari rejeki dari jalur yang haram maka anda akan mengalami hal-hal seperti ini :
1. Keluarga berantakan
2. Anak kurang ajar dan tidak mau nurut sama orang tuanya
3. Suasana rumah terasa seperti neraka dan merasa sudah tidak ada lagi ketenangan di rumah
4. Anda mencari kesenangan kesenangan dunia agar hati anda tenang tetapi justru yang di dapat malah hati anda akan semakin gelisah

Jika anda berbisnis sudah mengalami hal hal seperti ini maka "Segeralah bertaubat" dan luruskan niat anda dalam berbisnis.

Bukankah anda sudah sering mendengar perkataan seperti ini "BISNIS ITU BUKAN MASALAH UNTUNG RUGI TETAPI MASALAH SURGA DAN NERAKA"

Memanglah demikian, Berbisnis itu bisa mengakibatkan seseorang masuk surga dan bisa mengakibatkan seseorang masuk neraka.

Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya susah menjadi sangat kaya raya

Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya kaya raya menjadi miskin sekali

Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya rajin beribadah menjadi lalai dalam beribadah
ada juga

Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya lalai dalam beribadah setelah berbisnis justru malah semakin dekat dan rajin dalam beribadah.

Kembali Lagi ke teknik marketing langit.
Sebelum anda belajar marketing dunia sebaiknya anda perbaiki dulu marketing langitnya, agar apa ?

Agar percepatan bisnis anda meningkatkan jauh lebih cepat.

Mulai sekarang coba :

1. Perbaiki Hubungan antara anda dan suami anda. Rejeki suami itu tergantung pada istrinya. Jika istrinya semakin soleha maka rejeki suami dan keluarganya akan di permudah :)

Berikut 9 Ciri-Ciri Wanita Yang Akan Membawa Rezeki Buat Suaminya :
# 1. Wanita yang taat pada Allah dan rasulNya.
# 2. Wanita yang taat pada suaminya.
# 3. Wanita yang melayani suaminya dengan baik.
# 4. Wanita yang berhias hanya untuk suaminya.
# 5. Jika ditinggal menjaga kehormatan dan harta suami
# 6. Wanita yang senantiasa meminta ridha suami atasnya
# 7. Wanita yang menerima pemberian suami dengan ikhlas
# 8. Wanita yang bisa menjadi partner meraih ridha Allah.
# 9. Wanita yang tak pernah putus doa untuk suaminya.

2. Solat wajib dijalankan tepat waktu
Untuk perempuan lebih baik solat di rumah, jika ingin di masjid boleh asalkan dapat ijin dari suaminya
Untuk Laki-laki di wajibkan untuk di masjid secara berjamaah

3. Melaksanakan ibadah solat sunnah (Dhuha Dan Tahajud)
Kerjakan solat sunnah dhuha 6 rakaat dan solat tahajud 11 rakaat (termasuk witir 3 rakaat), jika rejeki anda ingin di lancarkan.
Jika anda ingin kaya dalam 40 hari lakukan solat sunnah ini dalam waktu 40 hari tanpa putus 1 hari pun. (Ilmu dari Mas Ippho)

4. Sedekah Setiap Hari
Sedekah itu lebih baik sedikit tapi tiap hari daripada banyak tapi cuman sekali.
Jauh lebih baik jika sedekahnya banyak dan tiap hari :) heee

Alhamdulilah saya pernah praktek ilmu sedekah ini hasilnya luar biasa.
Dulu saya praktek sedekah 20% dari penghasilan setiap hari saya :) kehidupan saya jauh lebih baik.

Tapi jika anda masih pemula saya sarankan rutinkans sedekah 1000 setiap hari, dan jangan sampai putus dalam waktu 40 hari :)

5. Berbakti kepada orang tua
Jika anda sampai detik ini masih punya kedua orang tua muliakan mereka. Terutama ibu.
Ibumu itu keramat. Semakin kamu memuliakan ibumu, hidup anda akan jauh lebih baik daripada sekarang :)
Minta doa ke mereka agar urusan kehidupan anda selalu di permudah.

6. Silaturahim
Mulai sekarang anda seringkan silaturahim ke orang-orang entah itu di dunia online atau offline tujuannya adalah menjalin rasa kekeluargaan.
Jangan sampai anda silaturahim cuman pas ada butuhnya doang.

Ingat,

"SEBELUM ANDA MENJALANKAN STRATEGI MARKETING BUMI, ANDA JALANKAN DULU STRATEGI MARKETING LANGIT"

Karna sebaik apapun rencana anda tidak akan bakal terwujud jika Allah Ta'ala tidak meridhoi.

"DALAM HAL APAPUN BIASAKAN MENGGUNAKAN PRINSIP : ALLAH DULU, ALLAH LAGI, DAN ALLAH TERUS"

Karna semua yang ada di dunia ini sudah di atur sama Allah Ta'ala. Anda minta mobil mintanya ke Allah, Anda pengen umroh di bulan maret mintanya ke Allah, Anda pengen banjir order mintanya ke Allah Juga :)

"BERSUYUKURLAH APA YANG SUDAH ANDA MILIKI"

Sebelum anda menerima rejeki yang lebih banyak lagi lebih baik anda bersyukur terlebih dahulu. Perbesar wadahnya, Dan Pantaskan diri terlebih dahulu jika anda ingin minta rejeki yang lebih banyak.

Jangan sampai anda Lalai dari urusan akhirat karna urusan-urusan dunia.
Sungguh URUSAN DUNIA ITU MENIPU.

Ada banyak ayat yang bercerita bahwa urusan akhirat jauh lebih baik daripada urusan dunia :

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (QS Al-An'aam ayat 32)

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui" (QS Al Ankabut 64)  

Subhanallah

Ikhlaskan Amal krn Allah

Sejenak Pagi:

Jika kita merasakan kekeringan ruhiyah, kegersangan ukhuwah, kekerasan hati, hasad, perselisihan, friksi, dan perbedaan pendapat yang mengarah ke permusuhan, berarti ada masalah besar dalam tubuh mereka. Dan itu tidak boleh dibiarkan. Butuh solusi tepat dan segera.

Jika merujuk kepada Al-Qur'an dan Sunnah, kita akan menemukan pangkal masalahnya, yaitu hati yang rusak karena kecenderungan pada syahwat. "Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada." (Al-Hajj: 46).

Rasululloh saw. bersabda, "Ingatlah bahwa dalam tubuh ada segumpal daging, jika baik maka seluruh tubuhnya baik; dan jika buruk maka seluruhnya buruk. Ingatlah bahwa segumpul daging itu adalah hati." (Muttafaqun 'alaihi).

Imam Al-Ghazali pernah ditanya, "Apa mungkin para ulama (para dai) saling berselisih?" Ia menjawab," Mereka akan berselisih jika masuk pada kepentingan dunia."

Karena itu, pengobatan hati harus lebih diprioritaskan dari pengobatan fisik. 
Hati adalah pangkal segala kebaikan dan keburukan. Dan obat hati yang paling mujarab hanya ada dalam satu kata ini: ikhlas.

Kedudukan Ikhlas
Ikhlas adalah buah dan intisari dari iman. Seorang tidak dianggap beragama dengan benar jika tidak ikhlas. Katakanlah: "Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Alloh, Tuhan semesta alam." 
(Al-An'am: 162).

Surat Al-Bayyinah ayat 5 menyatakan, "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Alloh dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus."

Rasululloh saw. bersabda, "Ikhlaslah dalam beragama; cukup bagimu amal yang sedikit."
Tatkala Jibril bertanya tentang ihsan, Rasul saw. berkata, "Engkau beribadah kepada Alloh seolah engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Alloh melihatmu." Rasululloh saw. bersabda, "Sesungguhnya Alloh tidak menerima amal kecuali dilakukan dengan ikhlas dan mengharap ridha-Nya."

Fudhail bin Iyadh memahami kata ihsan dalam firman Alloh surat Al-Mulk ayat 2 yang berbunyi, "Liyabluwakum ayyukum ahsanu 'amala, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya" dengan makna akhlasahu(yang paling ikhlas) dan ashwabahu (yang paling benar). Katanya, "Sesungguhnya jika amal dilakukan dengan ikhlas tetapi tidak benar, maka tidak diterima. Dan jika amal itu benar tetapi tidak ikhlas, juga tidak diterima. Sehingga, amal itu harus ikhlas dan benar. Ikhlas jika dilakukan karena Alloh Azza wa Jalla dan benar jika dilakukan sesuai sunnah." Pendapat Fudhail ini disandarkan pada firman Alloh swt. di surat Al-Kahfi ayat 110.

Imam Syafi'i pernah memberi nasihat kepada seorang temannya, "Wahai Abu Musa, jika engkau berijtihad dengan sebenar-benar kesungguhan untuk membuat seluruh manusia ridha (suka), maka itu tidak akan terjadi. Jika demikian, maka ikhlaskan amalmu dan niatmu karena Alloh Azza wa Jalla."

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

Jadi muslim yg kaafah bisa

Semoga Bermanfaat.