Laman

Selasa, 01 November 2016

Secangkir Kopi Abah

Secangkir Kopi Untuk Para Pecinta Rasulullah SAW

Kopi adalah minuman orang yang dekat pada Allah didalamnya ada kesembuhan bagi pencari hikmah diantara manusia.

Dalam Tarikh Ibnu Toyyib dikatakan:
يا قهوة تذهب هم الفتى # انت لحاوى العلم نعم المراد
شراب اهل الله فيه الشفا # لطالب الحكمة بين العباد
حرمها الله على جاهل # يقول بحرمتها بالعناد
"Kopi adalah penghilang kesusahan pemuda, senikmat-nikmatnya keinginan bagi engkau yang sedang mencari ilmu."

Kopi adalah minuman orang yang dekat pada Allah didalamnya ada kesembuhan bagi pencari hikmah diantara manusia.

Kopi diharamkan bagi orang bodoh yang mengatakan keharamannya dengan keras kepala."
Kita juga bisa melihat komentar Al Imam Ibnu Hajar Al Haitami ;

ثم اعلم ايها القلب المكروب أن هذه القهوه قد جعلها اهل الصفاء مجلبة للأسرار مذهبة للأكدار وقد اختلف في حلها اولا وحاصل ما رجحه ابن حجر في شرح العباب بعد ان ذكر أنها حدثت في اول قرن العاشر . ان للوسائل حكم المقاصد ،فمهما طبخت للخير كانت منه وبالعكس فافهم الأصل

"Lalu ketahuilah duhai hati yang gelisah bahwa kopi ini telah dijadikan oleh Ahli shofwah (orang orang yang bersih hatinya) sebagai pengundang akan datangnya cahaya dan rahasia Tuhan, penghapus kesusahan. Para ulama berbeda pendapat akan kehalalannya, namun alhasil yang diunggulkan oleh Ibnu Hajar dalam kitab Syarhul Ubab setelah penjelasan bahwa asal usul kopi di awal abad kesepuluh hijriyah memandang dari Qoidah 'bagi perantara menjadi hukum tujuannya' maka selama kopi ini dimasak untuk kebaikan maka mendapat kebaikannya begitu juga sebaliknya, maka fahami asalnya."

Suatu ketika as-Sayyid Ahmad bin Ali Bahr al-Qadimi jumpa dengan Nabi Muhammad Saw. dalam keadaan terjaga. Ia berkata kepada Nabi Saw.: “Wahai Rasulullah, aku ingin mendengar hadits darimu tanpa perantara.”

Nabi Muhammad Saw. kemudian bersabda: “Aku akan memberimu 3 hadits yang salah satunya : "Selama bau biji kopi ini masih tercium aromanya di mulut seseorang, maka selama itu pula malaikat akan beristighfar (memintakan ampun) untukmu."

Al-Habib Abubakar bin Abdullah al-Atthas berkata: “Sesungguhnya tempat yang ditinggalkan dalam keadaan sepi atau kosong maka jin akan menempatinya. Sedangkan tempat yang biasa digunakan untuk membuat hidangan kopi maka para jin takkan bisa menempati dan mendekatinya.”

(Lihat dalam kitab Tadzir an-Nas halaman 177 dan at-Tadzkir al-Mushthafa li Aulad al-Musthafa wa Ghairahum min Man Ijtbahu Allahu Washthafa karya al-Habib Abubakar al-Atthas bin Abdullah bin Alwi bin Zain al-Habsyi halaman 117).

Subhanallah

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Senin, 31 Oktober 2016

Info sehat:

Perbedaan Gula Pasir, Gula Batu dan Gula Merah.

Gula adalah pemanis makanan yang banyak disukai orang.x

Penggunaan Gula biasanya dengan cara menambahkan pada makanan dan minuman,
jarang sekali orang yang mengkonsumsi gula secara langsung.

Di masyarakat ada 3 jenis gula yang dikenalyaitu Gula Pasir, Gula Batu dan Gula Merah.

Namun meskipun sama-sama manis rasanya, ternyata antara Gula Pasir, Gula Batu dan Gula Merah mempunyai DAMPAK yang BERBEDA bagi TUBUH KHUSUS-nya bagi PANKREAS.

DAMPAK PENGGUNAAN Gula-Gula TERHADAP PANKREAS...?.

✔ GULA PASIR.

Untuk MENGUBAH Gula Pasir MENJADI GULA DARAH.
Tubuh HANYA Memerlukan Waktu 3 Menit.

Tetapi Untuk MENGUBAH GULA DARAH Menjadi ENERGI yang DAPAT DISIMPAN Dalam OTOT,
PANKREAS MEMERLUKAN Waktu kira-kira 140 Menit.

Mengapa...?
karena Proses Pembuatan Gula Pasir yang di-Panaskan sampai dengan 400 Derajat Celcius...

Semakin Tinggi Proses Pemanasan Makanan,
makanan akan Semakin Sulit Dicerna.

Dalam Satu Hari, PANKREAS yang NORMAL Hanya Mampu Mengubah 5 Gr (½ Sendok makan) Gula Pasir Menjadi Energi.

Bagaimana jika kita Mengkonsumsi Lebih dari ½ Sendok Makan Gula Pasir...?

Sisa Gula Pasir yang Tidak bisa diproses oleh Pankreas Akan Tertimbun Dalam Tubuh MENJADI "Gula Darah dan LEMAK".

Lama-kelamaan Tubuh kita akan terkena Penyakit DIABETES.

Jadi.
Apakah kita masih tertarik Untuk meng-Konsumsi Gula Pasir Sesukanya/ Seenaknya...?

✔ GULA BATU.

Adalah Gula yang ber-Bentuk seperti Batu (bening/putih & mirip dengan es batu).

Proses Pembuatannya hampir sama dengan gula pasir, namun suhu yang diperlukan untuk memprosesnya "tidak setinggi" seperti pada gula pasir.

Dalam 1 Hari, Pankreas yang Normal MAMPU meng-UBAH 60 Gr (sekitar 6 Sdk Mkn) Gula Batu men-JADI Energi.

Dengan Demikian Gula Batu tergolong LEBIH SEHAT Dibanding Gula Pasir.

✔ GULA MERAH...
Dikenal juga dengan nama GULA JAWA.

Adalah Gula yang Dibuat Dari Bunga pohon Kelapa/Aren.

Biasanya lebih Sering digunakan Untuk Bumbu Dapur.

Dalam 1 Hari, Pankreas yang Normal/ Sehat Mampu meng-UBAH 90 Gr (sekitar 9 Sendok makan) Gula Merah men-JADI ENERGI.

JADI Jika Dibandingkan semua jenis gula tadi,
GULA MERAH adalah Gula yang PALING SEHAT dibanding Gula Pasir dan Gula Batu.

AGAR PANKREAS Anda TIDAK ke-LELAH-an dan tetap SEHAT Sebaiknya kita MENGURANGI KONSUMSI GULA, baik itu Gula Merah, Gula Batu, terlebih lagi Gula Pasir.

PANKREAS mempunyai BATAS KEMAMPUAN Untuk Mengubah Gula menjadi Energi.
Dan BILA PANKREAS Sudah TIDAK MAMPU Melaksanakan Fungsinya Maka Tubuh akan Dapat Terkena Penyakit Diabetes.

(Penulis: Dr Affifah)

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Hanya Sahabat Sejatimu Yang Ada Saat Musibah Menimpamu

SAHABAT, Bahagianya jika kita punya banyak kawan, senangnya jika di FB ada ribuan pertemanan. Jika kita punya kebahagiaan bisa berbagi dengan kawan, jika kita dihampiri kesusahan kita bisa bisa curhat-curhatan. Didunia ini banyak sekali barang asli yang dipalsukan, Kadang sulit membedakan barang asli dan palsu. Pengalaman kadang menjadi cara terjitu untuk memandang mana yang asli dan yang palsu. KAWAN, Berapa sahabat yang kau punya? Berapa ribu kawan di FBmu? Berapa juta folowwer mu di twitter atau sebarapa banyak sahabat ditempatmu kerja? Di kampungmu atau ditempatmu mengaji bersama? Banyak, banyak sekali, ada yang ratusan, ada yang ribuan bahkan ada yang jutaan. Kalau engkau SUKSES siapa yang tak mendekat padamu? Saat itu semua mengelu-elukanmu demi mendapat simpatimu agar ia bisa turut menikmati KUE kesuksesanmu. Bisa jadi kau mengira mereka semua 100% sahabat sejatimu. Namun saat engkau terpuruk, siapa yang peduli padamu? Mereka yang datang bukan hanya saat engkau diatas, sebenarnya itulah sahabat aslimu, karena butuh kebesaran jiwa dan pengorbanan yang besar untuk memperhatikanmu sebagai sahabatnya dikala itu. Menurut Syaidina Ali SAHABAT yang ASLI bisa dihitung saat MUSIBAH menimpa kita. Pelihara dan rawat baik-baik mereka itu.

Seseorang berkata pada Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra:
"Ya Ali kulihat sahabat"mu begitu setia sehingga mereka banyak sekali, berapakah sahabatmu itu?
Sayyidina Ali menjawab:
"Nanti akan kuhitung setelah aku tertimpa musibah."

Ada sahabat yang setia kepada kita ketika kita sedang senang, bahagia, sukses dan naik daun, tapi ketika kita sedang tertimpa musibah mereka pergi menjauh semua..

Ada pula sahabat yang tetap setia kepada kita dalam suka dan duka, merekalah sahabat sejati..

Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu mengatakan:
“Alangkah banyaknya sahabatku ketika aku hitung jumlah mereka, tapi ketika musibah menimpa ternyata jumlah mereka sedikit”.

Syaikh Salman Al-‘Audah hafidhahullah menasihatkan kepada kita sebuah sikap mulia lagi agung:
“Aku tahu sahabat ketika senang.. Dan sahabat ketika susah, dan mereka semua tetap (kuanggap) sebagai sahabat!”

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Minggu, 30 Oktober 2016

LEBAH SAJA DIPERINTAHKAN ALLAH UTK BERSHOLAWAT

Dari kitab 'Hayatul Qulub' yang ditulis oleh Syaikh Abdul Zhohir Abu Samah terdapat kisah berikut:-

"ROSULULLAH SAW BERBICARA DENGAN SEEKOR LEBAH"

"Suatu saat Rasulullah SAW sedang duduk bersama Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA di kebun.

Di atas kepala mereka ada lebah yang berisik mengeluarkan suara khasnya..

Mendengarnya Rasul tersenyum & bertanya pada Sayyidina Ali :

“Wahai Ali, tahukah engkau apa yang dikatakan lebah ini?”

Sang Lebah berkata kepadaku :

“Wahai Rasulullah SAW, aku telah sisipkan sedikit madu untukmu. Aku ingin hari ini engkau menjadi tamuku. Perintahkan Ali untuk mengambil madu itu ditempatnya.”

“Wahai Ali, ambillah madu itu. Lebah ini ingin kita menjadi tamunya hari ini”

Kemudian Rasulullah bertanya pada lebah :

“Kau menghinggapi bermacam bunga, tapi mengapa madu yang kau hasilkan begitu manis dan berkhasiat”

Lebah itu menjawab :

“Ya Rasulullah, setiap kami mendekati bunga, Allah SWT mengilhamkan pada kami untuk bersholawat kepadamu. Dan kerana sholawat itu, terjadilah apa yg terjadi pada madu yang kami keluarkan.”

Subhanallah..!!!

Segala sesuatu yang berhubungan dengan Rasulullah SAW akan berubah menjadi indah.

Binatang saja merasakan keajaiban bersolawat kepada Nabi SAW.... Akankah umatnya tidak mendapat keajaiban di dunia? dengan sering bersholawat kepada Hadhrotur Rosul SAW..?

اللهم صل ۈسَلّمْ علے سيدنـا و حبيبنـا و شفيعنـا و قرة أعيننـا و مولانـا محمد وعلے آلـہ وصحبـہ وسلم

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

MERUSAK RUMAH TANGGA ORANG TERMASUK DOSA BESAR

Tidak ada satupun rumah tangga di kolong langit ini yang bebas sama sekali dari problem dan permasalahan. Tidak satupun rumah tangga yang terlepas dari perselisihan. Tidak ada satupun rumah tangga yang tidak pernah ada pertengkaran (meski kecil). Rumah tangga Rasulullah ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ pun tidak bebas dari pemasalahan. Problem dan masalah justru menjadi “alat pengukur” untuk menguji kualitas iman pasangan suami istri.

Ada kalanya problem rumah tangga muncul dari pasangan, kadang dari orang tua/kerabat, dan kadang pula dari orang lain. Semuanya adalah ujian untuk meningkatkan kualitas iman, senyampang disikapi menurut cara yang diajarkan Allah dan RasulNya.

Hal yang harus diwaspadai saat terjadi masalah antara suami dengan istri adalah adanya pihak ketiga yang berusaha mengipas-ngipasi/mengkompori dengan target memisahkan antara suami istri tersebut. Aktivitas merusak rumah tangga orang dengan berupaya memisahkan pasangan suami istri adalah dosa besar (Kaba-ir), kemunkaran berat, perbuatan para penyihir, dan diantara program utama Iblis berikut tentaranya untuk menimbulkan fitnah dan kerusakan di tengah-tengah manusia. Abu Dawud meriwayatkan;

ﺳﻨﻦ ﺃﺑﻰ ﺩﺍﻭﺩ – ﻡ ‏( /2 220 ‏)
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻰ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ‏« ﻟَﻴْﺲَ ﻣِﻨَّﺎ ﻣَﻦْ ﺧَﺒَّﺐَ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓً ﻋَﻠَﻰ ﺯَﻭْﺟِﻬَﺎ ﺃَﻭْ ﻋَﺒْﺪًﺍ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻩِ ‏» .

dari Abu Hurairah, ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bukan dari golongan kami orang yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya, atau seorang budak terhadap tuannya.” (H.R.Abu Dawud)
Lafadz imam Ahmad berbunyi;

ﻣﺴﻨﺪ ﺃﺣﻤﺪ ‏( /46 454 ‏)
ﻋَﻦْ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺑْﻦِ ﺑُﺮَﻳْﺪَﺓَ ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻴﻪِ ﻗَﺎﻝَ
ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻟَﻴْﺲَ ﻣِﻨَّﺎ ﻣَﻦْ ﺣَﻠَﻒَ ﺑِﺎﻟْﺄَﻣَﺎﻧَﺔِ ﻭَﻣَﻦْ ﺧَﺒَّﺐَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻣْﺮِﺉٍ ﺯَﻭْﺟَﺘَﻪُ ﺃَﻭْ ﻣَﻤْﻠُﻮﻛَﻪُ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﻣِﻨَّﺎ

dari ‘Abdullah bin Buraidah dari ayahnya berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak termasuk golongan kami orang yang bersumpah dengan amanah dan barangsiapa merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya atau budak dengan tuannyanya, maka ia tidak termasuk golongan kami.” (H.R.Ahmad)

Orang yang berusaha merusak hubungan istri dengan suaminya dalam hadis di atas di vonis tidak termasuk golongan Rasulullah ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ . Jika bukan golongan Rasulullah ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ maka menjadi golongan siapakah selain golongan kaum Kuffar, Munafik, Fasik, ahli maksiat dan semua yang tidak menempuh jalan yang lurus? Cukuplah hadis ini menajdi dalil bahwa merusak rumah tangga orang termasuk hitungan dosa-dosa besar dan kemungkaran yang berat.
Merusak rumah tangga orang juga termasuk perbuatan para penyihir berdasarkan ayat berikut ini;

} ﻭَﺍﺗَّﺒَﻌُﻮﺍ ﻣَﺎ ﺗَﺘْﻠُﻮ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ ﻋَﻠَﻰ ﻣُﻠْﻚِ ﺳُﻠَﻴْﻤَﺎﻥَ ﻭَﻣَﺎ ﻛَﻔَﺮَ ﺳُﻠَﻴْﻤَﺎﻥُ ﻭَﻟَﻜِﻦَّ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﻳُﻌَﻠِّﻤُﻮﻥَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺍﻟﺴِّﺤْﺮَ ﻭَﻣَﺎ ﺃُﻧْﺰِﻝَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤَﻠَﻜَﻴْﻦِ ﺑِﺒَﺎﺑِﻞَ ﻫَﺎﺭُﻭﺕَ ﻭَﻣَﺎﺭُﻭﺕَ ﻭَﻣَﺎ ﻳُﻌَﻠِّﻤَﺎﻥِ ﻣِﻦْ ﺃَﺣَﺪٍ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻘُﻮﻟَﺎ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻧَﺤْﻦُ ﻓِﺘْﻨَﺔٌ ﻓَﻠَﺎ ﺗَﻜْﻔُﺮْ ﻓَﻴَﺘَﻌَﻠَّﻤُﻮﻥَ ﻣِﻨْﻬُﻤَﺎ ﻣَﺎ ﻳُﻔَﺮِّﻗُﻮﻥَ ﺑِﻪِ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟْﻤَﺮْﺀِ ﻭَﺯَﻭْﺟِﻪِ { ‏[ ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ : 102 ‏]

dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil Yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya Kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua Malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat
menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya (Al-Baqoroh;102)

Dalam ayat di atas dijelaskan bahwa diantara aktivitas sihir yang dipelajari dari Harut dan Marut adalah sihir untuk memisahkan antara seorang wanita dengan suaminya.Sihir menyeret pada kekufuran, dan sudah diketahui dalam Islam bahwa perbuatan sihir termasuk salah satu dari tujuh dosa besar yang pelakunya dihukum bunuh. Dalil ini semakin menguatkan bahwa merusak rumah tangga orang adalah dosa besar (Kaba-ir) dan kemungkaran yang berat.

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Senin, 24 Oktober 2016

Indahnya Taghoful

*INDAHNYA TAGHOFUL*

*Taghoful* artinya melupakan kesalahan saudara kita dan tidak mengingat ingatnya.
Ia adalah akhlak yang mulia.

Al Hasan Al Bashri berkata, “Taghoful adalah akhlak orang orang yang mulia.”

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata :

ﻣﺎ ﻳﺰﺍﻝ ﺍﻟﺘﻐﺎﻓﻞ ﻋﻦ ﺍﻟﺰﻻﺕ ﻣﻦ ﺃﺭﻗﻰ ﺷﻴﻢ ﺍﻟﻜﺮﺍﻡ
ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻣﺠﺒﻠﻮﻥ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺰﻻﻥ ﻭﺍﻷﺧﻄﺎﺀ ﻓﺈﻥ ﺍﻫﺘﻢ ﺍﻟﻤﺮﺀ ﺑﻜﻞ ﺯﻟﺔ ﻭﺧﻄﻴﺌﺔ ﺗﻌﺐ ﻭﺃﺗﻌﺐ ﻏﻴﺮﻩ ﻭﺍﻟﻌﺎﻗﻞ ﺍﻟﺬﻛﻲ ﻣﻦ ﻻ ﻳﺪﻗﻖ ﻓﻲ ﻛﻞ ﺻﻐﻴﺮﺓ ﻭﻛﺒﻴﺮﺓ ﻣﻊ ﺃﻫﻠﻪ
ﻭﺃﺣﺒﺎﺑﻪ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﺟﺮﺍﻧﻪ ﻭﻟﻬﺬﺍ ﻗﺎﻝ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﺣﻨﺒﻞ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ : ﺗﺴﻌﺔ
ﺃﻋﺸﺎﺭ ﺣﺴﻦ ﺍﻟﺨﻠﻖ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﻐﺎﻓﻞ.

Melupakan kesalahan orang lain adalah sifat orang orang mulia.
Karena manusia tak ada yang lepas dari kesalahan dan dosa.

Apabila seseorang selalu memperhatikan tiap kesalahan orang lain, ia akan lelah dan membuat orang lain lelah.

Orang yang berakal dan cerdas adalah orang yang tidak menghitung hitung kesalahan saudaranya, tetangganya, temannya dan keluarganya.

Oleh karena itu imam Ahmad berkata, “Sembilan persepuluh akhlak yang baik ada pada taghaful.” (Tahdzibul Kamal 19/230).

Bila kita cinta mungkin amat mudah kita melupakan kesalahannya.

Tetapi ketika kita benci.
Kesalahan kecil padanya tampak jelas di mata kita.

subhanallah

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Minggu, 23 Oktober 2016

Musibah Dunia Lebih Baik drpd musibah di akherat

Rasulullash SAW :" Jk Allah menginginkan kebaikan bg hambaNya, mk Allah akan mpercepat hukuman bgnya swaktu di dunia, & jk Allah menginginkan kburukan bg hambaNya, mk Allah mnangguhkn hkuman ats dosa2nya, hingga ia akn mdptkan blasannya pd hari kiamat nanti. (HR Tirmidzi)

Subhanallah

Sabtu, 22 Oktober 2016

Lillahi ta'ala

Ucapan sayang krn Allah adalah indah, namun lebih tulus terungkap dalam sikap dan perbuatan dan dgn ridho NYA. Lebih dahsyat mencintainya krn cinta kpd Nya. Allah lebih banyak memberi  bukannya meminta. Allah mengajarkan untuk mencintai tanpa syarat. Memberi tanpa pamrih. Bersabar tanpa batas.  Dan bersyukur atas semua karunia Nya walau hanya setetes air yg menghilangkan dahaga kita.

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik.

Alloh berfirman:
“Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,” 
(QS Ali ‘Imran 3:179)

Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik.

Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-orang beriman saja tidak ada orang munafik di dalamnya dan barisan orang-orang munafik hanya berisi orang-orang munafik saja tidak ada orang beriman di dalamnya.

Pada saat itulah kemenangan Alloh berikan kepada hamba-hambaNya yang beriman.

Mari kita perkuat komitmen kita dalam mengamalkan Aqidah Al-Wala’ dan Al-Baro’, yaitu mencintai apa dan siapa saja yang Alloh perintahkan untuk dicintai dan membenci apa dan siapa saja yang Alloh perintahkan untuk dibenci sesuai ajaran wahyu Alloh, Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Tidak mungkin orang yang mengaku beriman kepada Alloh ternyata masih mencintai musuh-musuh Alloh dan selalu berpihak kepada musuh Alloh bahkan berada dalam barisan musuh Alloh. Ini adalah iman palsu karena iman harus ada buktinya dan bukan sekedar pengakuan saja.

Keimanan kita bukan diukur dengan banyaknya ibadah kita, akan tetapi diukur dengan kepada siapa loyalitas kita, kepada siapa Al-Wala’ dan Al-Baro’ kita.

Kita harus selalu muhasabah (introspeksi dan mawas diri) agar selalu berada dalam barisan orang-orang beriman dan berhati-hati agar tidak terperangkap dalam barisan orang-orang munafik.

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Jadi  Muslim yang kaffah bisa

Semoga Bermanfaat.

Jumat, 21 Oktober 2016

Ingatlah, Langit Tidak Akan Menurunkan Emas

SESEORANG yang berleha-leha dalam menjalani hidupnya, enggan untuk bekerja, mungkin mengaharapkan sesuatu datang dengan sendirinya. Hal ini tidak bisa didiamkan dalam dirinya. Sebab, bagaikan langit yang menurunkan emas, hal itu tidaklah mungkin terjadi. Seseorang yang hanya berdiam diri tanpa usaha, ia tidak akan memperoleh rezeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Meski setiap orang telah diatur rezekinya, tetapi tetap saja, kita harus menjemputnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita untuk bekerja. Kita harus menjemput rezeki. Sebab, rezeki tidak akan datang dengan sendirinya tanpa usaha dan kerja keras.

Bahkan, para nabi dan sahabat juga bekerja. Mereka bekerja dan makan dari hasil usaha tangan sendiri. Seperti halnya Nabi Dawud seorang pandai besi. Ia membuat baju perang dan makan dari usahanya sendiri. Kemudian, salah satu sahabat yang dekat dengan Rasulullah ﷺ Abu Bakar, seorang pedagang. Ketika diangkat menjadi khalifah, ia berjualan di pasar.

Ingatlah, langit tidak akan menurunkan emas. Jadi, sebagai seorang muslim, kita tidak boleh berhenti bekerja dalam kondisi apa pun. Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika hari kiamat telah datang sedang di tangan salah seorang di antara kalian terdapat bibit pohon kurma (tanaman), jika ia mampu untuk tidak berdiri seraya menanamnya, lakukanlah,” (HR. Ahmad).

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Jauhi sifat toma

ﺍﻟﻘﻠﻴﻞ ﻛﺜﻴﺮ إذا ﻗﻨﻌﺖ .. ﻭﺍﻟﻜﺜﻴﺮ ﻗﻠﻴﻞ إذا ﻃﻤﻌﺖ .. ﺍﻟﺒﻌﻴﺪ ﻗﺮﻳﺐ أﻥ أﺣﺒﺒﺖ .. ﻭ ﺍﻟﻘﺮﻳﺐ ﺑﻌﻴﺪ أن أﺑﻐﻀﺖ ..
Yg sedikit jadi banyak ketika kamu menerima, Yg banyak jadi sedikit ketika kamu toma' (terus berharap), Yg jauh jadi dekat ketika kamu cinta dan Yg dekat jadi jauh ketika kamu benci...#Subhanallah

Jauhilah sikap Toma, berharap-harap diberi oleh orang lain. Jagalah kehormatan diri. Milikilah semangat untuk bisa memberi pada orang lain. Dan, cukupkanlah diri dengan ikhtiar dan tawakal kepada Alloh Swt. Rosululloh Saw. bersabda, “Siapa merasa cukup, Alloh mencukupkannya. Siapa memelihara diri (dari meminta-minta), maka Alloh pun memeliharanya.” (HR. Bukhori, Muslim, Ahmad).

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Kamis, 20 Oktober 2016

Istri Sholehah

"بهجة المجالس لابن عبد البر"
قال علي بن أبي طالب: خير نسائكم الطيبة الرائحة، الطيبة الطعام، التي إن أنفقت أنفقت قصدا، وإن أمسكت أمسكت قصدا، فتلك من عمال الله، وعامل الله لا يخيب

Berkata Imam Ali Bin Abi Tholib RA: Paling baiknya perempuan adalah yang wangi baunya, enak masakannya , jika menafkahkan harta, menafkahkan yang ada tujuan ( tidak berfoya-foya), Jika memegang harta, memegang yang ada tujuan ( bukan pelit ), perempuan seperti ini termasuk dari pekerja Allah swt , dan pekerjanya allah swt tidak akan di sia-siakan oleh Allah swt...#Subhanallah

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Rabu, 19 Oktober 2016

Jangan Bangga dgn Ibadahmu

JANGAN BANGGA DENGAN BANYAK SHALAT, PUASA DAN ZIKIR
KARENA ITU SEMUA BELUM MEMBUAT ALLAH SENANG...

MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH  SENANG ???

*Nabi Musa :* Wahai Allah, aku sudah melaksanakan ibadah.
Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang ?

*Allah :*
SHOLAT ?
Sholat mu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan sholat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar.

*DZIKIR ?*
Dzikirmu itu membuat hatimu menjadi tenang.

*PUASA ?*
Puasamu itu melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu.

*Nabi Musa* : Lalu apa ibadahku yang membuat hatiMu senang Ya Allah ?

*Allah :*
SEDEKAH, INFAQ dan ZAKAT serta AHLAQUL KARIMAH mu.

Itulah yang membuat Aku senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, Aku hadir disampingnya. Dan Aku akan mengganti dengan ganjaran 700 kali  (Al-Baqarah 261-262)

Nah, bila kamu sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu... maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukan Allah.

Tapi, bila kau berbuat dan berkorban untuk orang lain serta melunakkan hatimu kepada orang lain... maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah senang karenanya.

Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidupmu lapang dan bahagia

_(Kitab Mukasyafatul Qulub Karya Imam Al Ghazali)_
--
Subhanallah

Minggu, 16 Oktober 2016

Sabar tanpa batas

*S A B A R*

Suatu hari, Rasulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq.
Ketika sedang bercengkrama dg Rasulullah, tiba2 datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar.
Makian, kata2 kotor keluar dari mulut orang itu.
Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya.
Ia melanjutkan perbincangannya dg Rasulullah.

Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum.
Semakin marahlah orang Arab Badui tsb.
Untuk ke 3 X nya, ia mencerca Abu Bakar dg makian yg lebih menyakitkan dari sebelumnya...
Selaku manusia biasa, akhirnya, dibalaslah makian orang Arab Badui tsb dg makian pula.
Maka terjadilah 'Perang Mulut'.

Seketika itu, Rasulullah beranjak dari tempat duduknya.
Beliau meninggalkan Abu Bakar "Tanpa Mengucapkan Salam".
Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar tersadar dan menjadi bingung.

Dikejarnya Rasulullah yg sudah sampai di halaman rumahnya.
Kemudian Abu Bakar berkata :
"Wahai Rasulullah, janganlah Engkau biarkan aku dalam kebingungan yg sangat dalam..."
"Jika aku berbuat kesalahan, tolong jelaskan kesalahanku..."

Rasulullah menjawab,
"Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dg membawa kemarahan, memfitnahmu lalu mencelamu, kulihat engkau tenang, diam dan engkau tidak membalas. Aku bangga melihat engkau orang yg kuat mengahadapi tantangan, menghadapi fitnah, kuat menghadapi cacian. Dan Aku tersenyum karena Ribuan MALAIKAT turun di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun untukmu, kepada ALLAH SWT."

"Begitu pun yg ke 2 X, ketika ia mencela serta memfitnahmu dan engkau tetap membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya, oleh sebab itu, Aku tersenyum..."

"Namun....
"Ketika ke 3 X ia mencelamu dan engkau menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh malaikat pergi meninggalkanmu..."
"Hadirlah iblis di sisimu..."
"Oeh karena itu, Aku tidak ingin berdekatan dengan kamu...aku tidak ingin berdekatan dengan iblis , dan Aku pun enggan memberi salam kepada iblis..."

Setelah itu menangislah Abu Bakar...

********
Saudaraku tercinta....

Sabar itu memang "sakit" dan "perih".
Namun Allah mengasihi dan selalu menyertai orang yg SABAR.

Allah Ta'ala berfirman :

' يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ
إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

"Wahai orang-orang yang beriman... Minta tolonglah kepada Allah dengan SABAR dan SHALAT...Sesungguhnya Allah itu selalu menyertai orang2  yang SABAR (QS. Al - Baqarah, 2:153)

Bagi orang sabar maka *PAHALA* yg didapat adalah *"TANPA BATAS...."*

Di pintu Surga Malaikat menyambut orang2 yg sabar dg mengucapkan..."SALAAMUN 'ALAIKUM BIMAA SHABARTUM...."
(Semoga keselamatan selalu terlimpah untukmu karena kesabaranmu...)

Semoga ALLAH SWT memasukkan kita kedalam golongan orang2 yg sabar...

Sabtu, 15 Oktober 2016

Ketaatan Menjauhkan dari Galau

Alloh tahu yg terbaik yg kita butuhkan bukan yg kita inginkan. Keinginan tak pernah berbatas, sementara kebutuhan itu terbatas.

*_Sibukkan dirimu untuk beribadah kepada-Ku maka Aku akan memenuhi hatimu dgn kekayaan._*
(HR. Tirmdzi)

*Wa man ya tawakkal 'alaallah, fahuwa hasbuhu. Barang siapa bertawakal kpd Alloh, niscaya Alloh akan mencukupkan keperluanya.*

Orang yg pesimis akan diliputi kesepian dari kebahagiaan. Hatinya akn selalu sakit karena selalu bandingkan hidupnya dgn orang lain.

Orang yg tak pernah menckupkan Alloh sebagai penolong akan selalu bersedih sebelum perkara kesedihan itu benar-benar menimpa dirinya.

Orang yg tak pernah cukupkan Alloh sebagai penolong, akan merasakan akibat buruk dari setiap kejadian sebelum kejadian itu benar terjadi.

Orang yg ridha terhadap qadha Alloh, baik atau buruknya, pahit atau manis, laksana pohon rindang yg luas keteduhannya.

Penderitaan hanya ditanggung mereka yg tak pernah ridha dgn sgala ketentuan Rabbnya.

Seorang mukmin yg kuat lebih disukai Alloh daripada mukmin yg lemah, 
Karena dunia adalah samudra yg bisa menenggelamkam maka amal shalih adalah bekal yg terbaik. Sedangkan ketaatan adalah kebun subur tempat tanam bekalnya.

Ketaatan pulalah yg membuat hati seorang hamba sibuk hingga tak menyisakan tempat untuk kegalauan.

Tugas kita adalah beriman, ibadah dan sempurnakan ikhtiar, cukup.

Kadang kita sibuk menanyakan yg bukan tugas kita, sementara tugas kita sendiri lalai.

Ketidak taatan ibarat lubang sempit dan terowongan gelap yg menggiring menuju kegalauan, jauhkan dr kebahagiaan .

Orang yg menumpuk ketidak taatan akan makin tenggelam dlm kemaksiatan ibarat dipenjarakan bersama kerumunan ular dan kalajengking.

Seorang yg hatinya dipenuhi cinta dan ketaatan pada Rabbnya senantiasa sibuk bersenandung menari dlm kebahagiaan ibadahnya, jauh dari galau.

*Robbana Taqobbal Minna.*
*Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.*

Jadi muslim yg kaafah bisa

Subhanallah-

Rabu, 12 Oktober 2016

Berhati hatilah dgn Haq orang lain

KISAH HIKMAH.....
Berhati-hatilah Dengan Haq orang lain.....
.
Diriwayatkan bahwa, diantara mayat yang dihidupkan oleh Nabiy Isa AS. (Mu'jizat Nabiy Isa AS.) adalah seseorang yang telah meninggal selama 70 Tahun.
.
Ketika quburan terbuka dan ruh kembali lagi ke jasadnya, orang (mayat) itu terbangun dan bertanya, "Apakah qiyaamat telah terjadi ?"
.
Orang-orang yang hadlir ketika itu menjawab, "Belum.. Tapi utusan ﺍَﻟﻠّﻪُ ini (Nabiy Isa AS.), telah meminta kepada-NYA untuk menghidupkanmu.."
.
Orang (mayat) tersebut bertanya, "Wahai Isa, mengapa engkau meminta untuk menghidupkan ?"
.
Nabiy Isa AS. berkata, "Sejak kapan engkau meninggal ?".
.
Orang itu menjawab, "Kurang lebih 70 Tahun yang lalu.."
.
Nabiy Isa AS. bertanya, "Apa kebaikanmu ?"
.
Orang tersebut menjawab, "Rata-rata 'amalku baik dan ﺍَﻟﻠّﻪُ telah mengampuniku, kecuali 1 hal..!"
.
Nabiy Isa. bertanya, "Apa itu? ".
.
Orang tersebut menjawab, "Pekerjaanku adalah tukang angkut barang.. Suatu ketika aku mengangkut 1 ikat kayu bakar milik seseorang.. Ketika aku telah sampai ke rumahnya untuk mengantarkan kayu bakarnya, makanan kecil menyelip di gigiku..
.
Tanpa seidzin darinya, aku mengambil potongan kecil dari kayu bakarnya untuk tusuk gigi..
.
Dan ﺍَﻟﻠّﻪُ menghisabku gara-gara tusuk gigi itu dan memerintah agar aku mengganti haqnya..
.
Selama 70 Tahun aku dihukum gara-gara tusuk gigi itu..
.
Sa'at ini aku sedang menunggu si pemilik kayu bakar tadi..
.
Bila ia telah meninggal dan menghalalkan tusuk gigi tersebut untukku, maka ﺍَﻟﻠّﻪُ akan mengampuniku..
.
Jika tidak, maka ﺍَﻟﻠّﻪُ tidak akan mengampuniku, selama pemiliknya tidak menghalalkannya...!"
.
Yaa ﺍَﻟﻠّﻪُ Yaa Rabb.. Hanya tusuk gigi, lalu bagaimana dengan Haq orang yang diambil oleh kita ?
.
ﺃﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُ ﺍﻟﻠّﻪَ ﺍﻟْﻌَﻈﻴْﻢ ﻭﺃﺗﻮﺏُ ﺇﻟﻴﮧ
.
("Is'af Tholibi Ridhal Al-Kholaq bi Bayaani Makaarim Al-Akhlaaq", Sayyidinal Imaam Al-'Allaamah, Sayyid 'Umar bin Muhammad bin Saalim bin Hafiidz BSA).

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Selasa, 11 Oktober 2016

Awali Doa dgn Sholawat Nabi

Rasulullah SAW bersabda, “Setiap doa itu akan terhalang, kecuali sampai orang yang berdoa itu mengiringinya dengan shalawat kepada Rasulullah SAW,” (HR At-Tabrani).
Jadi, membaca shalawat adalah salah satu syarat agar doa kita diterima.

Dalam hadis yang lain, Rasulullah bersabda, “Seluruh doa itu akan terhenti antara langit dan bumi, tidak ada satu pun yang akan naik ke atas, kecuali membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw.,” (HR At-Tirmidzi).

Senin, 10 Oktober 2016

Renungan Tentang Kebahagiaan

*SEBUAH RENUNGAN TENTANG KEBAHAGIAAN*

"Kalau kebahagiaan bisa dibeli,
pasti orang2 kaya akan membeli kebahagiaan itu. Dan kita akan sulit mendapatkan kebahagiaan karena sudah diborong oleh mereka."

"Kalau kebahagiaan itu ada di suatu tempat, pasti belahan lain di bumi ini akan kosong karena semua orang akan kesana berkumpul dimana kebahagiaan itu berada ."

Syukurlah _kebahagiaan itu berada didalam hati dan pikiran setiap manusia._
Jadi kita tidak perlu membeli atau pergi mencari kebahagiaan itu.

"Yang kita perlukan adalah hati yang BERSIH dan IKHLAS serta PIKIRAN yang jernih, maka kita bisa menciptakan rasa bahagia itu kapanpun, dimanapun dan dengan kondisi apapun."

Kebahagiaan itu hanya dimiliki oleh "Orang2 yg dapat BERSYUKUR". 

*"JIKA anda TIDAK MEMILIKI APA YANG anda SUKAI, MAKA SUKAILAH APA YG anda MILIKI SAAT INI"*

Bersyukur adalah suatu kemampuan yg bisa dipelajari oleh siapapun.
Bersyukur bukanlah hasil dari suatu keadaan tertentu, melainkan _hasil dari sebuah life style (gaya hidup) yg dilakukan secara berulang-ulang hingga berubah menjadi suatu kebiasaan._

*"JANGANLAH MENGELUH KARENA TANGAN YG BELUM DAPAT MENGGAPAI  BINTANG, TAPI BERSYUKURLAH KARENA KAKI YG MASIH DAPAT MENGINJAK BUMI"*

❤❤❤❤❤❤❤❤❤

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Minggu, 09 Oktober 2016

Shaum Bulan Muharram

Pekan ini ialah pekan yang luar biasa untuk berpuasa.
Kok bisa  ?   Yuk kita cek ��

Ingat, sekarang kita berada di bulan Muharrom:

☝ Senin, 9 Muharrom (10 Oktober) puasa Tasu'a
☝ Selasa, 10 Muharrom (11 Oktober) Puasa 'Asyuro
☝ Rabu, 11 Muharrom (12 Oktober) Puasa ba'da 'Asyuro
☝ Kamis, 12 Muharrom (13 Oktober) Puasa Sunnah Kamis (hari diangkat/dilaporkannya amalan)
☝ Jum'at, 13 Muharrom (14 Oktober) Puasa Ayyamul Bidh
☝ Sabtu, 14 Muharrom (15 Oktober) Puasa Ayyamul Bidh
☝ Ahad, 15 Muharrom (16 Oktober) Puasa Ayyamul Bidh
☝ Senin, 16 Muharrom (17 Oktober) Puasa Sunnah Senin (diangkatnya/dilaporkannya amalan)

❗Silakan share ke teman dan sodara, siapa tau ada yang berpuasa karena diingatkan oleh anda.

✊ Puasa Sunnah di bulan Muharrom

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Sabtu, 08 Oktober 2016

Ishlaahul Qolbi

Al Habib Ali Masyhur bin Hafidz
pimpinan para mufti kota Tareem:

"Ishlaahul qolbi" atau perbaikan hati, sebagian orang apabila terkena musibah kecil dan remeh di salah satu anggota badannya, kakinya misalnya, cepat-cepat ia langsung berusaha bagaimanapun caranya ia bisa cepat mengobatinya. Akan tetapi sangat jarang sekali mereka yang mau mengoreksi penyakit-penyakit hati yang menjangkiti hati mereka. Seperti sombong, dengki, marah, riya’ dan sebagainya.  Perbaikan hati adalah salah satu bekal seseorang untuk bisa memperoleh keselamatan zhohir dan batin dengan memperbaiki hatinya yaitu dengan mengobatinya dari penyakit-penyakit hati yang sangat banyak macam dan jenisnya.

Hati adalah "mahallu an-nazhorillah" (Allah Subhanahu wa Ta'ala hanya memandang hati hambaNya). Rasulullah Shallallahu alaihi wa alaa aalihi wasallam bersabda di sebuah hadits: "bahwa sesungguhnya Allah SWT. memandang terhadap hati-hati kalian bukan terhadap tubuh-tubuh atau bentuk-bentuk kalian". Maksudnya Allah SWT tidak hanya memandang perbuatan hambanya dari zhohir jisimnya, akan tetapi justru lebih memandang batinnya yaitu hatinya.
Dan tidak diragukan lagi bahwa amal perbuatan hati adalah paling mulia, lebih mulia dari amal perbuatan yang kentara. Mengapa amal-amal hati seperti husnuzhon terhadap Allah dan para hambaNya, tawadhu’ terhadap Allah SWT. dan para hambanya, ridho dengan pemberian Allah SWT. dan amal-amal hati lainnya adalah lebih mulia?
Karena amal-amal hati lebih bisa dipastikan lebih ikhlas dan murni dari riya.

Habib Ali Masyhur bin Hafidz adalah kakak dari Habib Umar Bin Hafidz.

اللهم صل علي سيدنا محمد النبي الامي وعلي اله وصحبه وسلم

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Rabu, 05 Oktober 2016

Serat Kodrat

TERJEMAHAN “SERAT KODRAT“

(RAMALAN PUJANGGA JAWA)

Ilustrasi

Sekitar beberaqpa abad yang lalu ada pujangga (pengarang) Jawa yang namanya masih belum pasti telah meramalkan tantang kejadian yang akan terlaksana jalannya sejarah kehidupan orang Jawa/Nusantara/Indonesia pada saat ini. Ramalan tersebut ternyata sangat mirip atau bahkan tepat apa yang terjadi pada masa yang disebut oleh pujangganya sebagai “JAMAN EDAN” artinya ZAMAN GILA. Zaman sekarang yang kita alami ini hampir semuanya serba kacau, tidak teratur, tidak ada kepastian hukum, tidak terjadi pada jaman beberapa abad yang lalu

, yang selalu teratur rapi. Bagaimana bunyi ramalan tersebut akan diterjemahkan (bebas) oleh penulis dari bahasa Jawa kedalam bahasa Indonesia, sekaligus akan dicoba mengupas  apa arti sebenarnya yang dimaksud oleh sang pujangga . Terjemahan ini dimaksudkan agar generasi setelah tahun 50 an yang tidak mengerti bahasa Jawa, bisa mengerti tentang ramalan perjalanan sejarah bangsa yang menjangkau beberapa abad kemudian  menjadi kenyataan.

SERAT KODRAT –

(Buku yang isinya tentang nasib bangsa yang  seakan “sudah ditentukan” oleh Allah Yang Maha Kuasa)

Ungkapannya ramalan  sebagai berikut:

Terjemahan yang tersurat

Wadone pamer aurat,

sebagian besar wanitanya senang berpakaian minim, senang menunjukkan dada, paha , perut di tempat umum, yang pada zaman dulu dianggap menlanggar sopan santun

lanange ngumbar syahwat,

sebagian besar orang lakinya senamg selingkuh, bermain perempuan bukan istrinya, punya simpanan wanita, senang ke tempat pelacuran

sing laris jamu kuwat.

banyak orang menggemari obat kuat untuk  bersetubuh, tahan lama bersanggama memperbesar/memperpanjang senjatanya

Wong gede seneng maksiat,

banyak pejabat negara yang malas bekerja, senang korupsi, berjudi dengan uang negara-rakyat

wong cilik poda nekat.

Banyak buruh, rakyat kecil yang bertindak anarkis, merusak fasilitas umum/negara, merampok, membunuh demi uang puluhan ribu saja, menyerobot tanah yang bukan miliknya.

Wondene pada ora tobat,

Yang melakukan perbuatan tercela, salah, mencuri,korupsi, membunuh tidak mau mengakui kesalahannya

wegah tirakat,

hampir semua lapisan masyarakat malas melakukan ibadah sesuai dengan agamanya, senang pemboros, konsumtif, senang berhutang, tidak bayar hutang yang penting senang, ingin terlihat hidup mewah

malah nengenake maksiat.

banyak orang yang melakukan perbuatan yang tercela,tidak terpuji, berzina, wanitan menjual diri demi untuk terlihat hidup mewah,

rina wengi krungu sesambat.

setiap hari sampai malam banyak orang mengeluh, mencaci, protes, demo,mengemis  tetapi tidak mau bekerja keras, hilang rasa malu, tidak tenggang rasa dengan sesama

Akeh wong mlarat,

Banyak orangyang  hidup di bawah garis kemiskinan, sekitar 30 % dari seluruh penduduk Indonesia penganggur, petani tidak punya sawah, nelayan tidak punya perahu

uripe dha kesrakat,

banyak rakyat yang hidup dibawah garis kemiskinan, makan nasi aking, ubi atau makanan yang tidak layak bagi manusia.

ora kuwat nginoni brayat,

banyak keluarga yang pendapatannya sangat minim sehingga tidak bisa hidup layak, anaknya tidak sekolah karena tidak ada biaya

batur mburi ora kerumat.

banyak istri dan anaknya tidak sehat, sering sakit, tidak bisa berobat, terpelihara dengan layak sebaimana layaknya sebuah keluarga. Negara juga tidak peduli terhadap kesusahan hidup rakyatnya, karena uang negara/rakyat di korup pejabatnya

Ketiga kaline asat

Dimusim kemarau susah mendapatkan air untuk mandi, minum,mengairi sawah karena kemaraunya panjangsekali

rendeng ngelebi jagat.

Dimusim hujan banyak daerah yang banjir dari hujan yang deras dan lamatetpi salurannya mamprt, tanggul jebol sehingga menggenangi pemukiman

Lindu kaliwat liwat,

seringt  terjadi gempa bumi dengan skala besar diatas 6 SR  hampir diseluruh wilayah di Indonesia

samodra munggah darat.

Sering terjadi rob yaitu air laut masuk ke daratan dan menimbulkan banjir

Mulo, manungsa bakal slamet tekane kiamat, yen jagad diruwat. Sregepa salawat lan munajat.

Manusia akan selamat kalau mau memelihara lingkungn-alam nya, banyak sholat, berdo’a, berzikir, menyembah Allah SWT.

Manembah marang gusti sing makaryo jagat

Jangan lupa sholat, berdoa, bermunajat kepada Allah SWT

Sing ora kuat terus ngendat

Yang tidak kuat menahan derita banyak yang bunuh diri, gantung diri

Pejabate podo khianat, morale podo bejat

Pejabat di pusat maupun di daerah banyak yang korupsi, tidak punya rasa malu, suka nyabu, judi, hedonisme-hidup mewah dengan uang rakyat

Makaryo sing amanat

Seharusnya bekerja keras untuk rakyat dan bangsanya

Niat lan sregep amrih biso andum zakat

Bekerja keraslah dan rajin agar rakyat bisa memakmurkan rakyat

Ojo mung nyadong berkat,

Jangan bisanya hanya mengharapkan pemberian saja orang, meminta-minta

dahar sing kasiat amrih tansah waras uripe

makanlah makanan yang sehat agar sehat hidupnya.

Selasa, 04 Oktober 2016

Hadits Qudsi Penyengat Hati

HADIST QUDSI
ابن آدم لا تخافن من ذي سلطان مادام سلطاني باقياً وسلطاني لا ينفذ أبداً
Wahai anak Adam...
Janganlah engkau takut kepada pemilik kekuasaan, selama kekuasaan-Ku masih ada... dan kekuasaan-Ku tidak akan sirna selamanya...
يا ابن آدم لا تخشى من ضيق الرزق وخزائني ملآنة وخزائني لا تنفذ أبداً
Wahai anak Adam...
Janganlah engkau cemaskan sempitnya rezeki, selama perbendaharaan-Ku masih ada... dan perbendaharaan-Ku tidak akan habis selamanya...
يا ابن آدم لا تطلب غيري وأنا لك فإن طلبتني وجدتني، وإن فتني فتك وفاتك الخير
Wahai anak Adam...
Janganlah meminta kepada selain Aku... sementara engkau memiliki Aku...
Jika engkau mencari-Ku, engkau akan menemukan Aku...
Dan jika engkau kehilangan Aku, maka engkau kehilangan seluruh kebaikan...
يا ابن آدم خلقتك للعبادة فلا تلعب، وقسمت لك رزقك فلا تتعب، فإن رضيت بما قسمته لك أرحت قلبك وبدنك، وكنت عندي محموداً، وإن لم ترض بما قسمته لك فوعزتي وجلالي لأسلطن عليك الدنيا تركض فيها ركض الوحوش في البرية ثم لا يكون لك منها إلا ما قسمته لك، وكنت عندي مذموماً
Wahai anak Adam...
Aku ciptakan engkau untuk mengabdi, maka janganlah engkau bermain-main...
Dan Aku telah tetapkan bagimu rezekimu, maka janganlah penatkan ragamu...
Jika engkau ridha terhadap pembagian-Ku, maka akan Aku tenangkan jiwa dan ragamu, dan engkau menjadi orang terpandang di sisi-Ku...
Dan jika engkau tidak ridha terhadap pembagian-Ku, maka Demi Kemuliaan dan Keperkasaan-Ku, sungguh akan aku bebankan engkau dengan dunia, engkau terseok-seok laksana hewan melata di permukaan bumi, kemudian engkau tidak akan mendapatkan apa-apa selain yang telah aku tetapkan, dan engkau menjadi orang tercela di sisi-Ku...
يا ابن آدم خلقت السماوات السبع والأراضين السبع ولم أعي بخلقهن، أيعييني رغيف عيش أسوقه لك بلا تعب ؟
Wahai anak Adam...
Aku ciptakan tujuh langit dan tujuh bumi, dan aku tidak berat menciptakan itu semua...
Lantas apa beratnya bagi-Ku menyediakan roti (kebutuhan) untuk hidupmu?
يا ابن آدم أنا لم أنس من عصاني فكيف من أطاعني ؟ وأنا رب رحيم وعلى كل شيء قدير
Wahai anak Adam...
Aku tidak lupa kepada orang yang telah bermaksiat kepada-Ku...
Lantas bagaimana mungkin Aku lupa kepada mereka yang ta'at kepada-Ku?
Sedangkan Aku adalah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Berkuasa atas segala sesuatu?
ياابن آدم لا تسألني رزق غد كما لم أطالبك بعمل غد .
Wahai anak Adam...
Janganlah engkau minta kepada-Ku rezekimu esok hari...
Sebagaimana Aku tidak menyuruhmu melakukan pekerjaan esok hari...
يا ابن آدم أنا لك محب فبحقي عليك كن لي محباً
Wahai anak Adam...
Aku sungguh mencintaimu...
Maka demi hak-Ku di atasmu, jadilah engkau orang yang cinta kepada-Ku...

Senin, 03 Oktober 2016

Minta diberikan kekayaan hati

Ya Allah kami hanya berharap ridho, rahmat dan maghfiroh Mu, berikanlah kami kekayaan yg sesungguhnya yakni luas dan jembar nya hati ini, hati yg selalu memaafkan dan selalu menerima apapun yg telah Engkau gariskan. Aamiin aamiin aamiin ya robbal alamiin.

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Selasa, 20 September 2016

Berkata Baik atau Lebih Baik.Diam

Sungguh beruntung orang yang banyak diam
Ucapannya dihitung sebagai makanan pokok
Tidak semua yang kita ucapkan ada jawabnya
Jawaban yang tidak disukai adalah diam
Sungguh mengherankan orang yang banyak berbuat aniaya
Sementara meyakini bahwa ia akan mati

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata,
”Seseorang mati karena tersandung lidahnya
Dan seseorang tidak mati karena tersandung kakinya
Tersandung mulutnya akan menambah (pening) kepalanya
Sedang tersandung kakinya akan sembuh perlahan.”
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam kitab Shahih-nya (hadits no. 6474) dari Sahl bin Sa’id bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ يَضْمَنَّ لِي مَابَيْنَ لِحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ

“Barang siapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) sesuatu yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, kuberikan kepadanya jaminan masuk surga.”

Yang dimaksud dengan “sesuatu yang ada di antara dua janggutnya” adalah mulut, sedangkan “sesuatu yang ada di antara dua kakinya” adalah kemaluan.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Ibnu Hajar menjelaskan, “Ini adalah sebuah ucapan ringkas yang padat makna; semua perkataan bisa berupa kebaikan, keburukan, atau salah satu di antara keduanya. Perkataan baik (boleh jadi) tergolong perkataan yang wajib atau sunnah untuk diucapkan. Karenanya, perkataan itu boleh diungkapkan sesuai dengan isinya. Segala perkataan yang berorientasi kepadanya (kepada hal wajib atau sunnah) termasuk dalam kategori perkataan baik. (Perkataan) yang tidak termasuk dalam kategori tersebut berarti tergolong perkataan jelek atau yang mengarah kepada kejelekan. Oleh karena itu, orang yang terseret masuk dalam lubangnya (perkataan jelek atau yang mengarah kepada kejelekan) hendaklah diam.” (lihat Al-Fath, 10:446)

Imam An-Nawawi rahimahullah menyebutkan dalam Syarah Arbain, bahwa Imam Syafi’i rahimahullah mengatakan, “Jika seseorang hendak berbicara maka hendaklah dia berpikir terlebih dahulu. Jika dia merasa bahwa ucapan tersebut tidak merugikannya, silakan diucapkan. Jika dia merasa ucapan tersebut ada mudharatnya atau ia ragu, maka ditahan (jangan bicara).”

Sebagian ulama berkata, “Seandainya kalian yang membelikan kertas untuk para malaikat yang mencatat amal kalian, niscaya kalian akan lebih banyak diam daripada berbicara.”
Imam Abu Hatim Ibnu Hibban Al-Busti berkata dalam kitabnya, Raudhah Al-‘Uqala wa Nazhah Al-Fudhala, hlm. 45, “Orang yang berakal selayaknya lebih banyak diam daripada bicara, karena betapa banyak orang yang menyesal karena bicara dan sedikit yang menyesal karena diam. Orang yang paling celaka dan paling besar mendapat bagian musibah adalah orang yang lisannya senantiasa berbicara, sedangkan pikirannya tidak mau jalan”.

Beliau berkata pula di hlm. 47, “Orang yang berakal seharusnya lebih banyak mempergunakan kedua telinganya daripada mulutnya. Dia perlu menyadari bahwa dia diberi dua telinga, sedangkan diberi hanya satu mulut, supaya dia lebih banyak mendengar daripada berbicara. Sering kali orang menyesal pada kemudian hari karena perkataan yang diucapkannya, sementara diamnya tidak akan pernah membawa penyesalan. Menarik diri dari perkataan yang belum diucapkan itu lebih mudah daripada menarik perkataan yang telah terlanjur diucapkan. Hal itu karena biasanya apabila seseorang tengah berbicara maka perkataan-perkataannya akan menguasai dirinya. Sebaliknya, bila tidak sedang berbicara maka dia akan mampu mengontrol perkataan-perkataannya.”

Beliau menambahkan di hlm. 49, “Lisan seorang yang berakal berada di bawah kendali hatinya. Ketika dia hendak berbicara, dia akan bertanya terlebih dahulu kepada hatinya. Apabila perkataan tersebut bermanfaat bagi dirinya maka dia akan bebicara, tetapi apabila tidak bermanfaat maka dia akan diam. Sementara orang yang bodoh, hatinya berada di bawah kendali lisannya. Dia akan berbicara apa saja yang ingin diucapkan oleh lisannya. Seseorang yang tidak bisa menjaga lidahnya berarti tidak paham terhadap agamanya.”

Diriwayatkan oleh Bukhari dalam kitab Shahih-nya, hadits no.10; dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

“Seorang muslim adalah seseorang yang orang muslim lainnya selamat dari ganguan lisan dan tangannya.”

Subhanallah

Kamis, 12 Mei 2016

Dahsyatnya Sakratul Maut

⚡ DAHSYATNYA PROSES SAKARATUL MAUT ✨✨

"Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri". (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).

Datangnya Kematian Menurut Al Qur'an :

🔹Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.

Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh". Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)

Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? (QS An-Nisa 4:7 8)

🔹Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.

Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS al-Jumu'ah, 62: 8)

🔹Kematian datang secara tiba-tiba.

Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS, Luqman 31:34)

🔹Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat|

Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS, Al-Munafiqun, 63:11)

🔹Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut

Sabda Rasulullah SAW : "Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang" (HR Tirmidzi)

Sabda Rasulullah SAW : "Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?" (HR Bukhari)

Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW .

Ka'b al-Ahbar berpendapat : "Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa".

Imam Ghozali berpendapat : "Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki".

Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. "Wahai manusia !", kata pria tersebut. "Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku."

Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.

Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah. Wallahu a'lam bis shawab.

🔹Sakaratul Maut Orang-orang Zhalim

Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang zhalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.

Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.

Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.

Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu". Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS Al-An'am 6:93)

(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); "Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun". (Malaikat menjawab): "Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan". Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)

Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata, "Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! " Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.

Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda, "Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka".

Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang zhalim di neraka, "Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka". Naudzu bila min dzalik!

🔹Sakaratul Maut Orang-orang Yang Bertaqwa

Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.

Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?" Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan". (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)

Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, "Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu".

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga kita yang masih hidup dapat selalu dikaruniai hidayah-Nya, berada dalam jalan yang benar, selalu istiqomah dalam keimanan, dan termasuk umat yang dimudahkan-Nya, selama hidup di dunia, di akhir hidup, ketika sakaratul maut, di alam barzakh, di Padang Mahsyar, di jembatan jembatan Sirath-al mustaqim, dan seterusnya.

Allahumma Amin..

Senin, 11 April 2016

Yuk segera lunasi hutang kita

��Inilah Azab Bagi yang Tidak Melunasi Hutang��


Sebagai umat Muslim kita selalu diajarkan untuk segera melunasi hutang. Jangan sampai menundanya atau bahkan tidak membayar hutang. Terlebih bagi seseorang telah berjanji untuk melunasinya, namun tidak juga kesampaiaan. Jangan pernah menganggap remeh hutang meskipun jumlahnya sedikit.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya : Roh seorang mukmin masih terkatung-katung (sesudah wafatnya) sampai hutangnya di dunia dilunasi. (HR. Ahmad)

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah bahawa Rasulullah bersabda, “Sesiapa yang mengambil harta orang lain (berhutang) dan berniat akan membayarnya, maka Allah akan menunaikan niatnya itu. Tetapi sesiapa mengambilnya dengan niat akan membinasakannya (dengan tidak membayar), maka Allah akan membinasakannya.” (Hadis riwayat al-Bukhari)

Pada zaman dahulu, bahkan Rasulullah SAW tidak mau menshalati orang yang tidak membayar hutang. Hali ini bisa Anda baca dalam sebuah riwayat hadits berikut ini.

“Penundaan hutang bagi mereka yang mampu adalah satu kezaliman.” (Riwayat Bukhari – 41/585)

Dari Salamah bin Al Akwa’ radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Kami duduk di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu didatangkanlah satu jenazah. Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak.” Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyolati jenazah tersebut.Kemudian didatangkanlah jenazah lainnya. Lalu para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah shalatkanlah dia!” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Iya.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Ada, sebanyak 3 dinar.” Lalu beliau mensholati jenazah tersebut.Kemudian didatangkan lagi jenazah ketiga, lalu para sahabat berkata, “Shalatkanlah dia!” Beliau bertanya, “Apakah dia meningalkan sesuatu?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka menjawab, “Ada tiga dinar.” Beliau berkata, “Shalatkanlah sahabat kalian ini.” Lantas Abu Qotadah berkata, “Wahai Rasulullah, shalatkanlah dia. Biar aku saja yang menanggung hutangnya.” Kemudian beliau pun menyolatinya.” (HR. Bukhari no. 2289)

Sungguh merugi bagi seorang muslim yang enggan membayar hutang. Pada hari akhirat nanti orang-orang akan datang menagih hutangnya dan amal kebaikan yang menutupi. Karena pada hari akhirat tidak ada lagi yang namanya mata uang atau sesuatu yang dibayar ketika di dunia. Amal kebaikan akan terpotong pada hari akhirat berikut haditsnya

Dari Ibnu ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414.) Ibnu Majah juga membawakan hadits ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.”

Orang-orang yang tidak membayar hutang dianggap pencuri oleh Allah SWT.  Dari Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.” (HR. Ibnu Majah no. 2410.)

Meskipun seseorang muslim meninggal dalam keadaan syahid orang yang memiliki hutang tidak akan diampuni.

“Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim no. 1886)

Semoga Ini Bisa Menjadi Perenungan Kita Agar Segera Bayar Hutang Jika Mampu Melunasinya, Kalau pun Belum Bisa, maka Minta Maaflah Pada Yang memberi Hutang dan Memohon Untuk di beri waktu lagi sampai bisa membayar Hutang. Selama ada niat bayar pasti Allah SWT akan memberi jalannya
Sahabat renungan Islam semoga setelah membaca ini, sahabat semua segera melunasi hutang. Jika sampai hari ini belum mampu membayarnya minta maaflah pada orang yang memberi hutang berjanjilah akan melunasinya, jangan sampai hutang terbawa sampai meninggal. Dan berdoalah kepada Allah SWT agar dimudahkan untuk membayar hutang, hanya kepada Allah SWT satu-satunya tempat memohon segalanya.

Sebagai penutup berikut hadits Rasulullah SAW : “Siapa yang mengambil harta manusia & berkehendak membayarnya, maka Allah (membantu) akan membayarkannya & siapa yang mengambilnya berkehendak menghilangkannya, maka Allah menghilangkannya (HR Bukhari)

Subhanallah

Selasa, 05 April 2016

Jazzakallahu Khairon

��JAZAAKALLAHU KHAIRON��

Sering kita mendengar kalimat "Jazaakallah Khairon'atau "Jazaakallahu khairon katsiiron" atau "Jazaakallahu Ahsanal Jazaa".
Apa maksudnya? Apakah ucapan terimakasih?

Bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :
"Apabila ada seseorang mengucapkan kepada saudaranya 'Jazaakallah', maka sesungguhnya dia telah sangat menyanjungmu (sangat berterima kasih kepadamu karena dia menyerahkan kepada Allah untuk membalas kebaikanmu)."

Jazaakallah adalah kalimat kebaikan yang menunjukkan segenap kebaikan di sisi Allah.

Jazaakallah artinya : semoga Allah menganugerahkan kepadamu surga-Nya.

Jazaakallah artinya : semoga Allah menganugerahkan kepadamu kenikmatan melihat wajah-Nya kelak di surga.

Jazaakallah artinya : semoga Allah menyelamatkanmu dari neraka jahannam.

Jazaakallah artinya : semoga Allah memberikan keselamatan untukmu di saat huruhara hari kiamat.

Jazaakallah artinya : semoga Allah melindungimu dari syaithon yang terkutuk.

Jazaakallah artinya : semoga Allah memberimu rezeki yang penuh barokah.

Jazaakallah artinya : semoga Allah menjadikan engkau orang yang berbakti kepada orang tuamu.

Jazaakallah artinya : semoga Allah menjadikan engkau senantiasa mengikuti sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Berkata Umar ibn Khatthab radliyallahu 'anhu:
"Jikalau seseorang tahu apa yang terkandung dari ucapan 'Jazaakallah',niscaya akan memperbanyak untuk mengucapkannya satu sama lain."

Jazaakallah kita sampaikan kepada yang memberitahukan faedah ini.

Jazaakallah kita sampaikan kepada yang menerima faedah ini.

Dan Jazaakallah juga kita sampaikan kepada yang menyebarluaskannya..!

Aamiin, walhamdulillaahi robbal'alamin.

Ket:
��Jazakalloh : ditujukan buat seorang laki2

����Jazakillah : ditujukan buat seorang perempuan

��‍��‍��‍�� Jazakumulloh : ditujukan untuk banyak orang