Laman

Jumat, 31 Maret 2017

Doa Agar Kantong Penuh Rezeki

DOA AGAR KANTONG PENUH REZEKI

semoga kita dan  para sahabat selalu punya dompet atau kantong yg selalu terisi penuh dgn rezeki yg halal .

Bismillahirohmannirrohiim

ALLAHUMMA THOHIR QULUBANA MIN HUBID DUNYA WAMLA AIDINA BIRIZQIQAL HALAL. Ya Allah bersihkanlah hatiku dari cinta dunia, namun penuhilah sakuku/kantongku dgn rezeki yang halal.

Aamiin ya robbal alamiin .

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Kamis, 02 Maret 2017

7 TIPS MELUNASI HUTANG RIBA

7 Tips Melunasi Hutang Riba

1. Bertaubat dari riba

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu‘anhuma , beliau mengatakan:

ﻟﻌﻦ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠّﻢ : ﺁﻛﻞ ﺍﻟﺮﺑﺎ، ﻭﻣﻮﻛﻠﻪ،ﻭﻛﺎﺗﺒﻪ،ﻭﺷﺎﻫﺪﻳﻪ ”، ﻭﻗﺎﻝ : “ ﻫﻢ ﺳﻮﺍﺀ ”

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba, pemberi makan riba, yang mencatat, dan dua saksi” dan beliau berkata : mereka semua sama (HR. Muslim).

2.Perbanyak istighfar

Allah subhanahu wata'ala berfirman

ﻓَﻘُﻠْﺖُ ﺍﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻭﺍ ﺭَﺑَّﻜُﻢْ ﺇِﻧَّﻪُ ﻛَﺎﻥَ ﻏَﻔَّﺎﺭًﺍ ‏(10 ‏) ﻳُﺮْﺳِﻞِ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻣِﺪْﺭَﺍﺭًﺍ‏(11 ‏) ﻭَﻳُﻤْﺪِﺩْﻛُﻢْ ﺑِﺄَﻣْﻮَﺍﻝٍ ﻭَﺑَﻨِﻴﻦَ ﻭَﻳَﺠْﻌَﻞْ ﻟَﻜُﻢْ ﺟَﻨَّﺎﺕٍ ﻭَﻳَﺠْﻌَﻞْ ﻟَﻜُﻢْ ﺃَﻧْﻬَﺎﺭًﺍ ‏(12‏)

“ Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-
sungai. ” (QS. Nuh: 10-12)

3. Jual aset rumah dan kendaraan

Dari Abu Hurairah Rhadiyallahu'anhu Rasulullah Shallallahu 'alaihiwasallam bersabda

ﻣَﻦْ ﺃَﺧَﺬَ ﺃَﻣْﻮَﺍﻝَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻳُﺮِﻳﺪُ ﺃَﺩَﺍﺀَﻫَﺎ ﺃَﺩَّﻯ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ
ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺧَﺬَ ﻳُﺮِﻳﺪُ ﺇِﺗْﻠَﺎﻓَﻬَﺎ ﺃَﺗْﻠَﻔَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ

Barangsiapa yang mengambil harta
manusia (berhutang) disertai maksud
akan membayarnya maka Allah akan
membayarkannya untuknya, sebaliknya
siapa yang mengambilnya dengan
maksud merusaknya (merugikannya)
maka Allah akan merusak orang itu”.( HR
Bukhari 2212)

4. Lebih giat bekerja untuk memberi nafkah keluarga

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﻳَﻮْﻡٍ ﻳُﺼْﺒِﺢُ ﺍﻟْﻌِﺒَﺎﺩُ ﻓِﻴﻪِ ﺇِﻻَّ ﻣَﻠَﻜَﺎﻥِ ﻳَﻨْﺰِﻻَﻥِ ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ ﺃَﺣَﺪُﻫُﻤَﺎ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻋْﻂِ ﻣُﻨْﻔِﻘًﺎ ﺧَﻠَﻔًﺎ ، ﻭَﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻵﺧَﺮُ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻋْﻂِ ﻣُﻤْﺴِﻜًﺎ ﺗَﻠَﻔًﺎ

“ Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga).” Malaikat yang lain berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah) .” (HR. Bukhari no. 1442 dan Muslim no.1010)

5. Bersikap lebih amanah

Dari Abu Hurairah Rhadiyallahu'anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihiwasallam pernah bersabda

ﺃﺩ ﺍﻻﻣﺎﻧﺔ ﺍﻟﻰ ﻣﻦ ﺃﺗﻤﻨﻚ ﻭﻻ ﺗﺨﻦ ﻣﻦ ﺧﺎﻧﻚ

Tunaikan amanah kepada orang yang
memberikan kepercayaan kepadamu dan jangan engkau mengkhianati orang yang telah mengkhianatimu (HR.Abu Dawud)

6. Bersikap hidup lebih sederhana dan qana'ah

Dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma , ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻗَﺪْ ﺃَﻓْﻠَﺢَ ﻣَﻦْ ﺃَﺳْﻠَﻢَ, ﻭﺭُﺯِﻕَ ﻛَﻔَﺎﻓًﺎ, ﻭَﻗَﻨَّﻌَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻤَﺎ ﺁﺗَﺎﻩُ

“ Sungguh beruntung orang yang masuk
Islam, diberi rezeki yang cukup, dan diberikan oleh Allah sikap qana’ah (rasa cukup) terhadap pemberian-Nya” (HR. Tirmidzi)

7. Perbanyak do'a yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻰ ﺃَﻋُﻮﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤَﺄْﺛَﻢِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻐْﺮَﻡِ

Allahumma inni a’udzu bika minal
ma’tsami wal maghrom

Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari perbuatan dosa dan sulitnya hutang).” (HR. Bukhari no. 832 dan Muslim no. 589).

Semoga bermanfaat, Hanya Allah yang memberi taufiq dan hidayah.

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Senin, 27 Februari 2017

Mati Sesuai Hoby atau Kebiasaan Hidup Seseorang

Seseorang Meninggal Sesuai Kebiasaan Hidupnya

Meninggalnya diri seseorang secara otomatis akan menghentikan semua aktivitas organ di dalam tubuhnya. Tak hanya itu saja, badan dan kaki serta tangan pun mendadak menjadi dingin seiring rohnya dicabut oleh malaikat.
Memang begitulah tanda umum manusia yang meninggal dunia. Meski begitu tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah Pemilik Alam Semesta. Ia akan memperlihatkan kepada manusia apa yang menurut mereka sulit diterima dengan akal sehat.
Seorang dokter berkebangsaan Arab Saudi bernama Dr dr Khalid bin Abdul Aziz Al Jabir dalam bukunya yang berjudul “Musyahadat Thabib Qashash Waqi’iyah” menulis berbagai kejadian yang dialaminya selama bertugas dan bisa diambil hikmahnya.
Salah satunya adalah kisah tentang seorang muadzin yang menginggal dunia namun jantungnya masih mengumandangkan adzan. Kisahnya berawal dari percakapan Dr Khalid dengan seorang penasehat Kesehatan Jantung di Pusat Penanganan Penyakit Jantung Amir Sulthan Rumah Sakit Angkatan Bersenjata Riyadh Arab Saudi, Dokter Jasim Al Haditsy.
Dokter Jasim menceritakan bahwa saat temannya bertugas di suatu malam, seorang pasien dinyatakan meninggal dunia. Untuk memastikannya, Dokter yang menjadi teman Dr Jasim itu kemudian memeriksa detak jantung sang pasien dengan stetoskop.
Alangkah terkejut temannya tersebut karena bukan detak jantung yang ia dengar, melainkan sebuah suara adzan.
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Asyahadu Alla Ilaha Illallaah, Asyhadu Alla Ilaha Illallaah”
Ia menduga bahwa mungkin itu adalah suara adzan dari masjid. Namun setelah bertanya kepada perawat, ternyata saat itu pukul satu dini hari. Tentu saja teman dokter Jasim tersebut semakin penasaran dengan apa yang ia dengar tadi di jantung pasien.
Dengan rasa penasarannya tersebut, ia pun kemudian meletakkan kembali stetoskopnya di dada sang pasien dan memang jantungnya bersuara adzan. Merasa heran dengan kejadian tersebut, sang dokter kemudian menanyakan perihal keanehan tersebut kepada pihak keluarga.
Ternyata selama hidup sang pasien merupakan seorang muadzin di sebuah masjid. Ia pun akan datang seperempat jam sebelum adzan berkumandang atau waktu sholat tiba. Tak hanya itu saja, muadzin itu juga merutinkan khataman Qur’an setiap tiga hari sekali dan menjaga lisannya dari perkataan yang salah.
Subhanallah, Allahu Akbar, kejadian yang dialami oleh dokter terbesar benar-benar membukakan matanya bahwa Allah memang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tubuh mayit yang harusnya tidak mampu melakukan apapun, justru bisa mengumandangkan adzan. Bukan dari mulut, melainkan dari jantung.
Memang seperti itulah kehidupan dimana seperti apa ia hidup, maka seperti itu pula ia akan mati.
Laa ilaha illallah..

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Sabtu, 25 Februari 2017

Kamis, 02 Februari 2017

Saat hatiku lalai


--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Minggu, 29 Januari 2017

Kadang Hati Kita Lebih Najis dari Liur Anjing

ABŪ YAZĪD DAN ANJING NAJIS

Abū Yazīd Al-Busthami, termasuk pemimpin ahli haqīqat. Namun siapa sangka beliau pernah mendapat ilmu yang sangat berharga dari seekor anjing.

Seperti biasa, Abū Yazīd suka berjalan sendiri di malam hari. Lalu dia melihat seekor anjing berjalan ke arahnya, anjing itu dengan bersahaja jalan tidak menghiraukan sang syaikh, namun ketika sudah hampir dekat, Al-Busthami mengangkat jubahnya khawatir tersentuh anjing najis itu.

Spontan anjing itu berhenti dan memandangnya. Entah bagaimana, Abū Yazīd seperti mendengar anjing itu berkata padanya, "Tubuhku kering tidak akan menyebabkan najis padamu. Kalau pun engkau merasa terkena najis, engkau tinggal basuh 7 kali dengan air dan tanah, maka najis di tubuhmu itu akan hilang. Namun jika engkau mengangkat jubahmu karena menganggap dirimu yang berbaju badan manusia lebihh mulia, dan menganggap diriku yang berbadan anjing ini najis dan hina, maka najis yg menempel di hatimu itu tidak akan bersih walau kau basuh dengan 7 samudera lautan."

Abū Yazīd tersentak dan minta maaf. Lalu sebagai permohonan maafnya dia mengajak anjing itu untukk bersahabat dan jalan bersama. Tapi si anjing menolaknya.

"Engkau tidak patut berjalan denganku, mereka yang memuliakanmu akan mencemoohmu dan melempari aku dengan batu. Aku tidak tahu mengapa mereka menganggapku begitu hina, padahal aku berserah diri pada sang Pencipta wujud ini. Lihatlah aku juga tidak menyimpan dan membawa sebuah tulang pun, sedangkan engkau masih menyimpan sekarung gandum," lalu anjing itu pun berjalan meninggalkan Abū Yazīd.

Abū Yazīd masih terdiam, "Duhai Allah, untuk berjalan dengan seekor anjing ciptaan-MU saja aku tidak layak, bagaimana aku merasa layak berjalan bersama dengan-MU, ampunilah aku dan sucikan hatiku dari najis."

Sejak itu Abū Yazīd memuliakan dan mengasihi semua mahluk Tuhan tanpa syarat.

"Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa." (Q.S. An-Najm : 32)

Jadi muslim yang kaffah bisa

Mugi manfaat

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Selasa, 24 Januari 2017

Senin, 16 Januari 2017

Biarkan Allah Berdzikir dalam Dirimu

cid:content%3A%2F%2Fmedia%2Fexternal%2Asslamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Manusia terbagi menjadi tiga kelompok dalam bertauhid dan berdzikir :

Kelompok pertama, adalah kalangan umum, yaitu kalangan pemula. Maka tauhidnya adalah bersifat lisan (oratif) belaka, baik dalam ungkapan, wacana, akidahnya,
dan keikhlasan, melalui Cahaya Syahadat Tauhid, " Laa Ilaaha Illallah Muhamadur Rasululullah". Ini diklasifikasikan tahap Islam.

Kelompok kedua, kalangan Khusus Menengah, yaitu Tauhid Qalbu, baik dalam apresiasi, kinerja qalbu maupun akidah, serta keikhlasannya. Inilah disebut tahap Iman. Khususul Khusus, yaitu Tauhidnya akal, baik melalui pandangan nyata, yaqin dan penyaksian (musyahadah) kepadaNya. Inilah Tahap Ihsan.Maqomat Dzikir

Dzikir mempunyai tiga tahap (maqomat) :
1. Dzikir melalui Lisan : Yaitu dzikir bagi umumnya makhluk.
2. Dzikir melalui Qalbu : Yaitu dzikir bagi kalangan khusus dari orang beriman.
3. Dzikir melalui Ruh: Yaitu dzikir bagai kalangan lebih khusus, yakni dzikirnya kaum 'arifin melalui fana'nya atas dzikirnya sendiri dan lebih menyaksikan pada Yang Maha Didzikiri serta anugerahnya apada mereka.
Perilaku Dzikir "Allah"

Bagi pendzikir Ismul Mufrad "Allah" ada tiga kondisi ruhani:
Pertama: Kondisi remuk redam dan fana'.
Kedua: Kondisi hidup dan baqo'.
Ketiga: Kondisi nikmat dan ridlo.

Kondisi pertama: Remuk redam dan fana'Yaitu dzikir orang yang membatasi pada dzikir "Allah" saja, bukan Asma-asma lain, yang secara khusus dilakukan pada awal mula penempuhan. Ismul Mufrod tersebut dijadikan sebagai munajatnya, lalu mengokohkan manifestasi "Haa' di dalamnya ketika berdzikir.
Siapa yang mendawamkan (melanggengkannya) maka nuansa lahiriyahnya terfana'kan dan batinnya terhanguskan. Secara lahiriyah ia seperti orang gila, akalnya terhanguskan dan remuk redam, tak satu pun diterima oleh orang. Manusia menghindarinya bahkan ia pun menghindar dari manusia, demi kokohnya remuk redam dirinya sebagai pakaian lahiriahnya. Rahasia Asma "Allah" inilah yang hanya disebut. Bila menyebutkan sifat Uluhiyah, maka tak satu pun manusia mampu menyifatinya. Ia tidak menetapi suatu tempat, yang bisa berhubungan dengan jiwa seseorang, walau di tengah khalayak publik, sebagaimana firman Allah swt :
"Tidak ada lagi pertalian nasab diantara mereka di hari itu dan tidak ada pula saling bertanya." (Al-Mu'minun: 101)
Sedangkan kondisi batinnya seperti mayat yang fana, karena dzat dan sifatnya diam belaka. Diam pula dari segala kecondongan dirinya maupun kebiasaan sehari-harinya, disamping anggota tubuhnya lunglai, hatinya yang tunduk dan khusyu'.
Sebagaimana firmanNya :
"Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat." (Al-Muzammil: 5)
"Dan kamu lihat bumi ini kering, dan apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah, dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumjbuhan yang indah." (Al-Hajj : 5)

Kondisi kedua: Dari kondisi hidup dan abadi (baqo'), yaitu manakala orang yang berdzikir dengan Ismul Mufrod "Allah" tadi mencapai hakikatnya, kokoh dan melunakkan dirinya, maka simbol-simbilny
a dan sifat-sifatnya terhanguskan.
Allah meniupkan Ruh Ridlo setelah "kematian ikhtiar dan hasrat kehendaknya". Ia telah fana' dari hasrat kebiasaan diri dan syahwatnya, dan telah keluar dari sifat-sifat tercelanya, lalu berpindah (transformasi) dari kondisi remuk redam nan fana' menuju kondisi hidup dan baqo'. Kondisi tersebut menimbulkan nuansa kharismatik dan kehebatan dalam semesta, dimana segalanya takut, mengagungkan dan metrasa hina dihadapan hamba itu bahkan semesta meraih berkah kehadirannya.

Kondisi ketiga: Kondisi Nikmat dan Ridlo, maka bagi orang yang mendzikirkan "Allah" pada kondisi ini senantiasa mengagungkan apa pun perintah Allah swt, jiwanya dipenuhi rasa kasih sayang terhadap sesama makhluk Allah Ta'ala, tidak lagi sembunyi-sembunyi dalam mengajak manusia menuju agama Allah swt. Dari jiwanya terhampar luas bersama Allah swt, hanya bagi Allah swt.
Rahmat Allah swt meliputi keleluasaannya, dan tak satu pun makhluk mempengaruhinya, bahkan tak ada sesuatu yang tersisa kecuali melalui jalan izin Allah swt. Ia telah berpindah dari kondisi ruhani hidup dan baqo', menuju kondisi nikmat dan ridlo, hidup dengan kehidupan yang penuh limpahan nikmat selamanya, mulia, segar dan penuh ridloNya. Tak sedikit pun ada kekeruhan maupun perubahan. Selamat, lurus dan mandiri dalam kondisi ruhaninya, aman dan tenteram.
Sebegitu kokohnya, ia bagaikan hujan deras yang menyirami kegersangan makhluk, dimana pun ia berada, maka tumbuhlah dan suburlah jiwa-jiwa makhluk karenanya. Hingga ia raih kenikmatan dan ridlo bersama Allah Ta'ala, dan Allah pun meridloinya. Allah swt berfirman :
"Kemudian Kami bangkitkan dalam kehidupan makhluk (berbentuk) lain, maka Maha Berkah Allah sebagai Sebagus-bagus Pencipta" (Al-Mu'minun: 14)

Subhanallah

Sabtu, 14 Januari 2017

Doa Simple Namun Dahsyat Buat Anak Kita

Doa Simple Namun Dahsyat !!!

Ada satu perkara yang sederhana dalam kehidupan sehari hari, bahkan karena merupakan hal biasa sehingga terlewatkan untuk menggunakan dengan lebih baik, berbobot dan menjadi amalan yg sungguh luar biasa. Hal kecil namun menggelitik dan menggugah batin dan betul-betul telah menarik perhatian.
Ada satu DOA yang mudah dan cepat dan pendek, yang paling senang untuk diamalkan oleh kedua ibu bapa untuk anak-anak mereka, tetapi seringkali terlewatkan begitu saja tanpa berarti lebih dalam.

Doa itu adalah :
*ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHIWABARAKATUH YA .... (sebutkan nama lengkap anak)*

Ya.  SIMPLE Itu saja baris doanya. Mudah bukan ? Namun sayang termasuk saya, sangat meremehkan  akan keistimewaan doa ini. Baiklah , marilah kita bahas mengapa doa ini terlalu istimewa untuk anak-anak kita :

Pertama sekali, ibu bapa hendaklah menjiwai doa itu sedalam dalamnya disaat  ia mengucapkan buat si anak. Mengapa? Karena maksud yang terkandung di dalamnya sangatlah membantu dalam kehidupan keseharian anak. Biasanya kita hanya menyebut Assalamualaikum saja kan.. (ini saya). Dari penjelasan tersebut, alangkah indahnya jika kita lengkapi dan sempurnakan mengucapkan nya penuh kepada anak saya. *ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHIWABARAKATUH* dengan  menjiwai setiap ungkapan yang diucapkan. Kenapa istimewa? Mari kita tengok maknanya (jika kurang lengkap mohon dikoreksi dan dilengkapi):

1- *ASSALAM : SEJAHTERA.*
Awal-awal lagi kita sudah mengucapkan segala kebaikan untuk anak kita pada hari itu. Kita mendoakan segala kesejahteraan buat dirinya pada waktu itu.
2- *WARAHMATULLAH : RAHMAT ALLAH.*
Kita mengharapkan rahmat Allah menjadi bekal untuk anak-anak kita dalam kehidupan keseharian mereka. Bukankan rahmat Allah itu yang sangat-sangat kita harapkan?
3- *WABARAKATUH : BERIKAN BAROKAH KEPADANYA WAHAI ALLAH*

Kita mendoakan anak-anak kita diberi barokah oleh Allah, dalam setiap amalannya, perbuatannya, dan apa saja yang berkaitan dengan dirinya, kita ingin keberkahan untuknya.

Melihat hal tersebut  'terbuka' lah mata saya bahwa, betapa bermaknanya ungkapan doa yang cukup ringkas ini untuk anak anak.
Waktu paling bagus untuk mengucapkannya buat si anak adalah ketika mereka bangun dari tidur*. Bayangkan saja disaat,  matanya terpejam setengah sadar  sudah memperoleh doa dari ibu atau ayah yang cukup bermakna lagi indah untuknya. Selain itu, boleh juga diamalkan mungkin waktu menghantar atau menjemput dia dari sekolah, atau kapan pun juga  ibu dan ayah ingin mengucapkannya untuk anak.

*Jiwailah salam dan doa itu.* Hayati setiap rangkai maksudnya. Tujukan dengan penuh kasih dan cinta buat si anak. Senyum penuh sayang kepada mereka, ketika kita mengucapkan.

Semoga anak-anak kita senantiasa sejahtera, dalam rahmat Allah dan senantiasa diberi keberkahan dalam hidup mereka oleh Allah.

Doa yang sama kita ucapkan kepada kawan-kawan kita apabila memberi salam juga insyaAllah

Wassalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Allahumman fa’ana bimaa ‘allamtana, wa ‘alimna maa yanfa’una wa zidnaa ‘ilmaa. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Jumat, 13 Januari 2017

Rizki itu mengejarmu spt almaut yg senantiasa bakal mengejarmu

RIZKIMU TAU DIMANA DIRIMU

Mungkin kau tak tau dimana rizkimu..
Tapi rizkimu tau dimana dirimu..
Dari lautan biru, bumi dan gunung.

Allah memerintahkan menuju mu..
Allah menjamin rizkimu sejak 4 bulan 10 hari engkau dalam kandungan.

Amatlah keliru bila rizki di maknai dari hasil bekerja.
Karena BEKERJA ADALAH IBADAH
Dan RIZKI ADALAH URUSAN-NYA.

Melalaikan kebenaran demi mengkhawatirkan apa yang dijamin-Nya adalah KEKELIRUAN BERGANDA.

Manusia membanting tulang demi angka simpanan gaji.
Yang mungkin esok akan ditinggal mati.
Mereka lupa bahwa hakekat rizki bukanlah yang tertulis dalam angka TAPI APA YANG TELAH DI NIKMATINYA.

Rizki tak selalu pada pekerjaan kita..
Allah menaruh sekehendaknya..
Di ulang bolak-balik 7 x antara sofa dan marwa, tapi zam-zam justru muncul dekat kaki bayinya.

IKHTIAR ITU PERBUATAN.
RIZKI ITU KEJUTAN.

Dan jangan lupa tiap hakekat rizki akan ditanya.
DARI MANA dan UNTUK APA?
Karena rizki adalah hak pakai.
HALALNYA DI HISAB.
HARAMNYA DI AZAB.

Maka jangan kau iri pada rizki orang lain, Bila kau iri dengan rizki orang lain. Maka kau harus iri DENGAN TAKDIR MATI-NYA.
Karena Allah membagi rizki, jodoh dan usia umatnya tanpa bisa tertukar satu dan lainnya.

Jadi..Bertawakal lah ridho dengan ketentuannya, sehingga apapun itu ENGKAU AKAN MERASA CUKUP DAN PENUH KENIKMATAN.


--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Kejarlah akherat, dan jemput dunia cukup.dgn berjalan

Sejenak Pagi:
*MENGAPA KITA SERING "CAPEK" DI DUNIA INI...?*

Beginilah al-Qur’an bertutur, membuat sebuah panduan yang berharga untuk setiap muslim, bahwa apa yang kita tuju menentukan cara kita untuk sampai kepadanya...... .

(1). URUSAN Berdzikir (Sholat), perintahnya adalah “Berlarilah!”

“Wahai orang yang beriman, apabila kalian diseru untuk menunaikan sholat Jum’at, maka BERLARILAH kalian MENGINGAT Alloh dan tinggalkanlah jual beli.”
(QS. Al-Jum’ah : 9) .

(2). URUSAN Melakukan Kebaikan, perintahnya adalah “Berlombalah!” .

“Maka BERLOMBA-LOMBALAH dalam berbuat KEBAIKAN.” 
(QS. Al-Baqarah : 148) .

(3). URUSAN Meraih Ampunan, perintahnya adalah “Bersegeralah!” .

“Dan BERSEGERALAH kamu menuju AMPUNAN dari Tuhanmu dan menuju SURGA…”
(QS. Ali Imron : 133)

(4). URUSAN Menuju Alloh, perintahnya adalah “Berlarilah dengan cepat!” .

“Maka BERLARILAH kembali ta’at kepada ALLOH.” (QS. Adz-Dzaariyat : 50) 

(5). TAPI... URUSAN Menjemput Rizki (Duniawi), perintahnya HANYALAH “Berjalanlah!”

“Dialah yang menjadikan bumi mudah bagimu, maka BERJALANLAH di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari RIZKI-Nya.” (QS. Al Mulk : 15)

Semestinya kita memahami, kapan kita perlu BERLARI, atau menambah kecepatan lari kita, atau bahkan CUKUP BERJALAN saja.

Jangan-jangan, selama ini kita merasa lelah, karena MALAH berlari mengejar dunia yang seharusnya CUKUP DENGAN BERJALAN.. Ya Alloh, bimbinglah kami

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Jadi muslim yg kaffah bisa

Semoga bermanfaat

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Senin, 09 Januari 2017

Bing Ads Promotional Code $200

Choicedelhi.in is offering Bing Coupon or Bing Voucher for new ad accounts of Bing. Bing is one of the best advertising platform for business.
 
Bing Ads Promotional Code $200 For New Ad Accounts

You can promote your business on Bing and can get  a lot of business with Bing Ads.Advertising on Bing and Yahoo ad network you can do together. 
 
Advertising on Bing and Yahoo Ad networks is cheaper than Google Adwords.
 
We have latest and working Bing Voucher which can save your money.
 
Below are the conditions to use this coupon :-
 
1-It works in new ad accounts only or less than 30 days old accounts of bing.
2-You can use one coupon per account.
3-Coupon works worldwide in any country billing.
4-You can use within 90 days of redeeming voucher.
5-Coupon value is 200$
6-Price of coupon is $20
 
 
FOR MORE DETAILS CALL US at 
+91-9136075049 / +91-8586875020 
Skype id speakmeme
 
You can buy online at choicedelhi.in we accept paypal, skrill, bitcoin, neteller, perfectmoney as payment method.

if you are  from India then you can pay us via netbanking or cash deposit or cheque deposit also.

Kamis, 29 Desember 2016

Dahsyatnya Meluangkan Waktu Membaca Al Quran

Dahsyatnya Meluangkan Waktu Membaca Al Quran

_Sangat ilmiyah_ ����
*Membaca Al Quran tidak akan mengurangi waktumu. Justru sebaliknya, ia akan menambah waktumu*

Secara hitungan matematika dunia, membaca Al Quran tampak seakan-akan mengurangi waktu. Dari total 24 jam dalam sehari, seolah-olah berkurang sekian detik, sekian menit atau sekian jam jika digunakan untuk membaca Al Quran.

Tapi, tahukah anda bahwa waktu yang anda gunakan untuk membaca Al Quran itu sebenarnya tidak hilang begitu saja. Ia akan diganti oleh Allah dengan keberkahan yang berlipat ganda.

Apa itu keberkahan?

Keberkahan artinya pertambahan dan pertumbuhan. Wujudnya bisa bermacam-macam. Misalnya, pekerjaan beres, produktivitas meningkat, keuntungan bertambah, kesehatan terjaga dan seterusnya.

Itu adalah wujud keberkahan yang akan diperoleh oleh orang yang membaca Al Quran.

Pernahkah anda mendengar tentang orang yang stress? Atau orang yang sedang kebingungan mencari inspirasi? Atau orang yang kesulitan menyelesaikan pekerjaannya? Atau orang yang waktunya habis sia-sia tanpa produktivitas?

Itu adalah bentuk-bentuk kehilangan umur yang disebabkan tidak berkahnya waktu.

Tahukah anda bahwa dahulu para ulama bisa menulis karya-karya agung yang jumlahnya melebihi bilangan umur mereka? Padahal saat itu belum ada mesin ketik, apalagi komputer. Semuanya ditulis manual dengan tangan dan peralatan yang sangat sederhana, ditambah kondisi yang lebih sulit daripada kondisi sekarang.

Mengapa mereka bisa? Jawabnya karena waktu mereka penuh berkah.

Dari mana keberkahan itu? Jawabnya dari membaca Al Quran.

"Perbanyaklah membaca Al Quran. Jangan anda tinggalkan. Karena kemudahan yang akan anda peroleh akan berbanding lurus dengan kadar yang anda baca.

*Jangan membaca Al Quran di waktu luangmu, tapi luangkanlah waktumu untuk membaca Al Quran*.--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Rabu, 07 Desember 2016

Taubatnya Mantan Gitaris TELAGA NERAKA

Semoga Allah Trima Taubatnya Mantan.Gitaris Band Metal TELAGA NERAKA

Selasa malem, 6 des 2016
Kalo inget subur ( gitaris Telaga Neraka) jadi.geli, dulu hampir 2,5 thn dari oktober 2013 sd 13 feb 2016, tiap hari ojek antar jemput saya, dari appartemen gading nias resident ke.kantor.gading batavia, dan selama itu pula saya berusaha ajak dia sholat, biasanya kalo malem suka saya ajak sholat, alhamdulillah sholatnya kalo pas saya ajak saja, hehehe, pernah habis jamaah sholat maghrib dan isya , terus saya ajak dzikir istighfar dan thoyibah, subur mengeluh pusing dan mual pengin muntah., nah yg lucu tiap sebelum subuh serin saya telpon dan dia selalu jawab, namun kalo saya tanya tetap lewat tuh sholat subuhnya, heheeh, hari hari subur kalo lagi ngojek suka sedekah berapa aja, misal sedekah 5 ribu, besoknya crita narik ojek.cuma dapet 50 ribu, pernah juga dia sedekah 10 ribu, besoknya crita narik ojek dapet 100 ribu alhamdulillah, pernah juga sedekah 10 ribu, tapi narik ojek dapet 150 rb, saya tanya ternyata dia bantuin tetangga nya eh dapat balasan kebaikan dari Allah ... sedih waktu saya pindah dari jakarta pulang ke cirebon, mereka berdua ( subur dasuki dan istrinya yaitu wulan , kaget,krn saya pindah mendadak resign dari kerjaan-) pada nangis sampe sembab matanya .., sampai saya pindah subur sholatnya masih banyak yg bolong, semoga dgn ketukan tarbiyah dari Allah, semalem subur nangis sampe pagi sampe matanya sembab, semoga dikekalkan hidayah oleh Allah Ghofururrahiim

Mantan Gitaris Telaga Neraka / Banishet, kemaren sore saat sholat maghrib dapat tarbiyah dari Allah, nangis.sesenggukan karena Allah tunjukkan kejadian saat kedua ortunya nantinya saat meninggal dunia ( sakratul maut), saat telpon saya, semoga Allah berikan.hidayah, dibaguskan.sholatnya, dibaguskan akhlaqnya, dibaguskan amal.ibadahnya , aamiin aamiin aamiin ya robbal alamiin

Dicritakan oleh Dhanu Sjah JaniQ


--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Minggu, 27 November 2016

Waspada Terhadap Pujian

Waspadalah Ketika Dipuji, Bacalah Doa seperti Abu Bakar

SERINGKALI banyak kita temukan orang-orang yang melakukan sesuatu, tetapi mereka mengharapkan sesuatu. Sesuatu di sini bukanlah hanya sebuah barang. Melainkan pujian. Ya, pujian memang ungkapan sanjungan yang begitu menyenangkan ketika didengar. Tetapi, Anda harus waspada. Mengapa?

Pujian bisa saja menjerumuskan. Jika kita lalai terhadap pujian itu, boleh jadi kita tidak tahan dan masuk pada lubang kehinaan. Rasa bangga pada diri sendiri, menjadikan diri kita lupa bahwa kita bisa melakukan itu karena Alloh, ya hanya karena Alloh. Alloh-lah yang memberikan kemampuan lebih pada diri kita.

Imam Al-Ghazali Rahimahullah mengatakan, “Orang yang dipuji hendaknya waspada, jangan sampai ia terjatuh dalam kesombongan, ujub dan bentuk futur lainnya. Seseorang bisa selamat dari hal-hal jelek tadi, hanya dengan mengetahui hakikat keadaan dirinya. Hendaklah ia renungkan akan bahaya jika berada dalam akhir hidup yang jelek. Hendaklah ia waspada akan bahaya riya’ dan terhapusnya amalan. Hendaknya ia kenali diri orang yang memuji pun tidak mengenalnya. Kalau saja orang yang memuji itu tahu kejelekan yang ada pada dirinya, tentu ia tak akan memuji. Baiknya, ia tampakkan pula bahwa ia tidak suka pada pujian tersebut,” (Ihya’ Ulum Ad-Diin, 3: 236).

Ketika dipuji, jangan kita merasa bahagia. Sebab, pada hakikatnya, pujian itu hanyalah milik Alloh. Segala sesuatu yang berada dalam diri kita, itu karena Alloh. Maka, Alloh-lah yang pantas memperoleh pujian. Kita sebagai makhluk patutlah mensyukurinya.

Hendaknya ketika kita sedang mendapatkan sebuah pujian dari orang lain bacalah doa seperti yang dilakukan oleh Abu Bakar. Ash-Shiddiq. Seperti apa doanya?

“Allahumma anta a’lamu minni bi nafsiy, wa anaa a’lamu bi nafsii minhum. Allahummaj ‘alniy khoirom mimmaa yazhunnuun, wagh-firliy maa laa ya’lamuun, wa laa tu-akhidzniy bimaa yaquuluun”

Artinya, “Ya Alloh, Engkau lebih mengetahui keadaan diriku daripada diriku sendiri dan aku lebih mengetahui keadaan diriku daripada mereka yang memujiku. Ya Alloh, jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku, dan janganlah menyiksaku dengan perkataan mereka,” (HR Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al- Iman, 4: 228, no.4876).

Itulah salah satu doa yang bisa kita panjatkan kepada Alloh, jika ada orang yang memuji. Jadi, Anda jangan bangga ketika dipuji. Tetapi, Anda haruslah waspada. Jangan sampai pujian itu melemahkan keimanan kita. Alangkah lebih baik jika Anda tidak menyukai pujian.

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

Jadi Muslim yang kaffah bisa

Semoga Bermanfaat

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Kamis, 24 November 2016

Bing / Coupon / Code / Voucher / Promotional code / Promo Code / Free Credit / Adcenter Coupon / Bing Coupon / Ad Credit

We are offering Bing Coupon WORTH $200 For new ad accounts of Bing.

It works worldwide in new ad accounts. You can save $200 by using this coupon.


  • This coupon works worldwide.
  • You need to add a valid payment method in your Bing Ad Account.
  • Coupon should be redeemed within 30 days of Account creation
  • You can add one coupon per account.
  • Coupon will expire in June 2017
  • After redeeming this coupon you need to consume its amount within 90 days
  • This Bing Adwords Coupon works in Post Paid and Prepaid Both kind of ad Accounts.

Price of Each coupon is 18$ only.

Contact me 
Skype id speakmeme 


Read more about Bing Coupon Here .

Bing / Coupon / Code / Voucher / Promotional code / Promo Code / Free Credit / Adcenter Coupon / Bing Coupon / Ad Credit 

Sabtu, 19 November 2016

Ya Robb bgt bnyak krunia Kau tburkan dlm khidupn hmba, klapangan hati, jembarnya dunia. &trkadang Kau bri ksempatn hmba trsungkur trjatuh dgn sgl khilaf salah sbg mnusia yg lalai & kufur nikmat Mu, bhkn hmba tiada mampu mngerti hikmah ibroh inayah atas smua & risalah Mu, hmba yg tiada smpurna atas Mu Yg Mh Sempurna & Pengampun &Pengasih. Ya Ghafurrahiim hamba yg hina ini slalu bharap maghfiroh Mu

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Selasa, 15 November 2016

Saat Kita Masih Menilai Orang Lain Maka Hati Kita Masih Sakit

Buat Renungan Diri

HIKMAH SUFI: JAWABAN KEPADA ORANG YANG SELALU MENILAI ORANG LAIN

Seorang Guru Sufi ditanya tentang 2 keadaan manusia:

1. Manusia rajin sekali ibadahnya, namun sombong, angkuh dan selalu merasa suci.

2. Manusia yg sangat jarang ibadah, namun akhlaknya begitu mulia, rendah hati, santun, lembut dan cinta dgn sesama.

Lalu Sang Guru Sufi menjawab:

“Keduanya baik;”

Boleh jadi suatu saat si ahli ibadah yg sombong menemukan kesadaran tentang akhlaknya yg buruk dan dia bertaubat lalu ia akan menjadi pribadi yg baik lahir dan batinnya.

Dan yg kedua bisa jadi sebab kebaikan hati-nya, Allah akan menurunkan hidayah lalu ia menjadi ahli ibadah yg juga memiliki kebaikan lahir dan batin.

Kemudian orang tsb bertanya lagi, “lalu siapa yg tdk baik kalau begitu…???”

Sang Guru Sufi menjawab:

“Yg tdk baik adalah kita, orang ketiga yg selalu mampu menilai orang lain, namun lalai dari menilai diri sendiri“.

subhanallah

Daripada.menilai orang lain, Marilah kita melakukan Muhasabah yg meliputi 5 aspek yaitu:
1). Aspek Aqidah: sudahkah kita yakin bahwa Allahlah sebagai satu2nya penolong kita?
2). Aspek Ibadah : sudah baikkah Ibadah kita & sdh benar sesuai dg tuntunan,syarat, rukun, adab+ aturan?.
3). Aspek Pekerjaan +Perolehan Rizki: sudahkah kita amanah dlm pekerjaan ? Harta kita dari mana diperoleh+ dibelanjakan utk apa?.
4). Aspek Muamalah : bagaimana silaturrahmi kita dg saudara, sahabat, sdhkah baik ?
5). Aspek Da'wah : sudahkah kita mengajak diri & sesama utk berbuat baik+mencegah kemungkaran ?

Semoga muhasabah kita menjadikan kita lbh baik, lbh berkualitas dr kemarin/ tahun sebelum nya. Mari kita songsong hari depan menuju perubahan lbh baik dr semua sisi.
Semoga dpt mnjadi renungan.
Akhirnya berkah pun berlimpah untuk kita. Aamiin

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Rabu, 09 November 2016

Yg wajib dihindari pertengkaran rumah tangga

3 Hal Yang Wajib Dihindari dalam Pertengkaran Rumah Tangga

Pertengkaran dalam rumah tangga, hampir pernah terjadi dalam semua keluarga. Tak terkecuali keluarga yang anggotanya orang baik sekalipun. Dulu keluarga Ali bin Abi Thalib dan Fatimah radhiyallahu ‘anhuma, juga pernah mengalami semacam ini.

Dari Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi rumah Fatimah radhiyallahu ‘anha, dan beliau tidak melihat Ali di rumah. Spontan beliau bertanya: “Di mana anak pamanmu?” ‘Tadi ada masalah dengan saya, terus dia marah kepadaku, lalu keluar. Siang ini dia tidak tidur di sampingku.’

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada para sahabat tentang keberadaan Ali. ‘Ya Rasulullah, dia di masjid, sedang tidur.’ Datanglah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ke masjid, dan ketika itu Ali sedang tidur, sementara baju atasannya jatuh di sampingnya, dan dia terkena debu. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengusap debu itu, sambil mengatakan,

قُمْ أَبَا تُرَابٍ، قُمْ أَبَا تُرَابٍ

“Bangun, wahai Abu Thurab… bangun, wahai Abu Thurab…”
(HR. Bukhari 441 dan Muslim 2409)

Tentu tidak ada apa-apanya pertengkaran keluarga kita dibandingkan dengan keluarga Ali dan Fatimah radhiyallahu ‘anhuma. Meskipun demikian, pertengkaranpun kadang terjadi diantara mereka. Sebagaimana semacam ini juga terjadi di keluarga kita. Hanya saja, pertengkaran yang terjadi di keluarga yang baik sangat berbeda dengan pertengkaran yang terjadi di keluarga yang tidak baik.

Apa Bedanya?

Keluarga yang tidak baik, mereka bertengkar tanpa aturan. Satu sama lain saling menguasi dan saling mendzalimi. Setitikpun tidak ada upaya untuk mencari solusi. Yang penting aku menang, yang penting aku mendapat hakku. Tak jarang pertengkaran semacam ini sampai menui caci-maki, KDRT, atau bahkan pembunuhan.

Berbeda dengan keluarga yang baik, sekalipun mereka bertengkar, pertengkaran mereka dilakukan tanpa melanggar aturan. Sekalipun mereka saling sakit hati, mereka tetap menjaga jangan sampai mendzalimi pasangannya. Dan mereka berusaha untuk menemukan solusinya dari pertengkaran ini.

Umumnya sifat semacam ini ada pada keluarga yang lemah lembut, memahami aturan syariat dalam fikih keluarga, dan sadar akan hak dan kewajiban masing-masing.

▶ Semua Jadi Pahala

Apapun kesedihan yang sedang kita alami, perlu kita pahami bahwa itu sejatinya bagian dari ujian hidup. Sebagai orang beriman, jadikan itu kesempatan untuk mendulang pahala.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا يُصِيبُ المُسْلِمَ، مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ، وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ، حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا، إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidak ada satu musibah yang menimpa setiap muslim, baik rasa capek, sakit, bingung, sedih, gangguan orang lain, resah yang mendalam, sampai duri yang menancap di badannya, kecuali Allah jadikan hal itu sebagai sebab pengampunan dosa-dosanya.”
(HR. Bukhari 5641).

Pahami bahwa bisa jadi pertengkaran ini disebabkan dosa yang pernah kita lakukan. Kemudian Allah memberikan hukuman batin dalam bentuk masalah keluarga. Di saat itu, hadirkan perasaan bahwa Allah akan menggugurkan dosa-dosa anda dengan kesedian yang anda alami…lanjutkan dengan bertaubat dan memohon ampun kepada-Nya.

Umar bin Abdul Aziz mengatakan,

مَا نَزَلَ بَلَاءٌ إلَّا بِذَنْبِ وَلَا رُفِعَ إلَّا بِتَوْبَةِ

“Musibah turun disebabkan dosa dan musibah diangkat dengan sebab taubat.”
(Majmu’ Fatawa, 8/163)

▶ 3 Hal Yang Harus Dihindari dalam Pertengkaran Rumah Tangga

Selanjutnya, ada 3 hal yang wajib dihindari ketika terjadi pertengakaran.

Semoga dengan menghindari hal ini, pertengkaran dalam keluarga muslim tidak berujung pada masalah yang lebih parah. Secara umum, aturan ini telah disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalam hadis dari Hakim bin Muawiyah Al-Qusyairi, dari ayahnya, bahwa beliau bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kewajiban suami kepada istrinya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ، وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ، أَوِ اكْتَسَبْتَ، وَلَا تَضْرِبِ الْوَجْهَ، وَلَا تُقَبِّحْ، وَلَا تَهْجُرْ إِلَّا فِي الْبَيْت

“Kamu harus memberi makan kepadanya sesuai yang kamu makan, kamu harus memberi pakaian kepadanya sesuai kemampuanmu memberi pakaian, jangan memukul wajah, jangan kamu menjelekannya, dan jangan kamu melakukan boikot kecuali di rumah.”
(HR. Ahmad 20011, Abu Daud 2142 dan dishahihkan Al-Albani).

Subhanallah

Selasa, 08 November 2016

Sahabat akan sabar menghadapi kita

Sahabat Akan Sabar Menghadapi Kita

Jika ingin mencari teman, ujilah dia dengan membuatnya marah, jika tidak sabar dengan sifatmu , jauhilah ia ( Lukman al hakim )

Tidak ada nikmat yang lebih besar dari seorang yang shalih yang Allah berikan setelah agama islam , jika salah seorang mendapat kasih sayang dari kawannya , pegang erat-erat persahabatan itu ( umar bin khattab)

Perbanyaklah sahabat-sahabat mukminmu , karena mereka memiliki syafaat dihari kiamat ( Hasan al bashri)

persahabatan yang dijalani dengan tulus akan tetap berlanjut hingga ke akhirat, karena Lillah

Marilah berlomba lomba menjadi dan mencari sahabat-sahabat yang bisa membawa kita kepada ridho Nya.

Subhanallah

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Senin, 07 November 2016

Finhashiyyah

Finhashiyyah ( الفِنْحَاصِيَّةُ )
##########

Dahulu, di zaman Nabi Muhammad, ada seorang lelaki yang bernama Finhash ( فِنْحَاصٌ ).

Orang ini adalah salah satu tokoh intelektual kaum Yahudi yang didengarkan ucapannya dan menjadi panutan.

Suatu hari, Abu Bakar menasehatinya agar masuk Islam, namun  secara kurangajar dia merespon dengan kata-kata yang ringkasnya kira-kira seperti ini:

“Hai Abu Bakar, tuhanmu itu dalam Al-Qur’an itu ‘kan bilang mau pinjam uang kepada orang-orang beriman. Kalau dia pinjam uang, berarti dia miskin dong”

Orang ini memaksudkan ayat dalam Al-Qur’an yang berbunyi:

{مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً} [البقرة: 245]

245. Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak?

Ayat yang sebenarnya sangat jelas dalam cita rasa bahasa Arab dengan kualitas sastra tinggi bermakna anjuran berinfak dijalan Allah (ini bahasa majasi/metafor yang sudah biasa diulas sangat bagus oleh ulama-ulama tafsir) kemudian DIPUTAR BALIKKAN MAKNANYA dengan tujuan yang busuk.

Memutar balikkan kata-kata!

Inilah sifat Finhash.

Kekurangajaran Finhash ini sampai diabadikan dalam Al-Qur’an:

{لَقَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ سَنَكْتُبُ مَا قَالُوا وَقَتْلَهُمُ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَنَقُولُ ذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ } [آل عمران: 181]

181. Sesungguhnya Allah telah mendengar perkatan orang-orang yang mengatakan: "Sesunguhnya Allah miskin dan kami kaya". Aku akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Aku akan mengatakan (kepada mereka): "Rasakanlah olehmu azab yang mem bakar"

Rupanya, kecenderungan menyimpang dalam dien seperti Finhash ini di zaman sekarang pelan-pelan banyak menginfeksi orang.

Secara tidak sadar, mulai banyak yang terjangkiti finhashiyyah, dan celakanya yang terkena justru banyak kalangan yang dianggap kaum intelektual dan tokoh.

Yang jadi korban selalu orang awam.

Contoh ungkapan memutar balikkan kata-kata:

“Tuhan tidak perlu dibela, karena Dia Maha Kuasa. Bukankah Dia Raja alam semesta?”

“Islam tidak perlu dibela, karena sudah mulia. Islam itu rusak karena pemeluknya”

“Nabi Muhammad tidak perlu dibela, beliau sudah mulia. Penghinaan tidak mengurangi keagungan beliau”

dsb

Sungguh, ungkapan di atas adalah pemutar balikan kata-kata.

Akrobat intelektual. Mirip seperti cara argumentasi “slengekan” ketika orang mengatakan:

“Istri orang, sebenarnya adalah istri kita juga,
Karena kita adalah orang”

Orang yang berpengetahuan akan mudah mengidentifikasi kebatilan ucapan tersebut, namun orang awam bisa jadi ada yang terfitnah.

Orang beriman membela Allah itu jangan dibayangkan bahwa yang dibela adalah lemah sehingga butuh perlindungan. Membela Allah adalah bahasa metafor, maknanya adalah tidak terima penghinaan terhadap Allah, dan itu adalah bukti cinta. Allah tidak menuntut kita melindungi-Nya, tetapi menuntut kita menyembah-Nya. Aksi terpenting penyembahan kepada-Nya adalah menjadikan puncak cinta hanya kepada-Nya. Adalah cinta palsu jika diam saja ketika yang dicintai dihinakan.

Membela Islam itu jangan dibayangkan islam seperti makhluk hina yang perlu dilindungi. Membela islam adalah bahasa metafor. Maknanya menjalankan perintah Allah sebagai bentuk ketaatan untuk meninggikan kalimat-Nya.

Membela Nabi Muhammad itu bukan karena dengan penghinaan maka keagungan beliau menjadi berkurang. Menjaga kehormatan Nabi Muhammad adalah tuntutan iman dan konsekuensi cinta kepada Allah. Dusta besar jika ada orang yang mengaku cinta Allah, tetapi tidak cinta kepada nabi Muhammad.

Bahasa majasi dalam Al-Qur’an itu banyak. Untuk memahaminya perlu bahasa Arab yang cukup, ilmu balaghoh, pengetahuan syair jahiliyyah, dan penjelasan ulama yang otoritatif.

Contoh ayat yang sering didengar:

{يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ} [محمد: 7]

7. Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu

Betapa rusaknya jika ayat ini  dipahami bahwa Allah itu lemah sehingga perlu ditolong.

Memutar balikkan kata-kata adalah sunnahnya kaum Yahudi. Firman Allah dalam Al-Qur’an:

{يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ عَنْ مَوَاضِعِهِ } [المائدة: 13]

“mereka mengubah kalimat-kalimat dari tempatnya”

###

Waspada dengan Finhash-Finhash zaman sekarang.

Jika ada tokoh yang dikagumi, atau kaum intelek yang didengarkan ucapannya namun memiliki kecenderungan finhashiyyah, segera saja ditinggalkan.

Ganti panutan.

Agar tidak salah jalan.

Wallahua’lam.

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Sebaiknya Tinggalkan Kebiasaan Kencing Berdiri

Sebaiknya Tinggalkan Kebiasaan kencing berdiri

Kencing atau bahasa halusnya buang air seni ini sudah bukan suatu hal yang asing lagi bagi umat manusia. Setiap manusia melakukan aktivitas ini untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme tubuh (mengeluarkan kotoran tubuh). Dalam melakukan aktivitas inipun kita dituntut melakukannya dengan benar dan sesuai aturan.

Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ”anha, di mana beliau berkata,“Siapa yang bilang bahwa Rasulullah SAW kencing sambil berdiri, jangan dibenarkan. Beliau tidak pernah kencing sambil berdiri.”
Dari Aisyah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW tidak pernah kencing sambil berdiri semenjak diturunkan kepadanya Al-Quran.
Secara medis kencing berdiri adalah penyebab utama penyakit kencing batu pada semua penderita penyakit tersebut dan merupakan salah satu penyebab penyakit lemah syahwat bagi sebagian pria.

Secara agama, kebanyakan orang yang biasanya kencing berdiri kemudian mereka akan mendirikan shalat, ketika akan ruku’ atau sujud maka terasa ada sesuatu yang keluar dari kemaluannya, itulah sisa air kencing yang tidak habis terpencar ketika kencing sambil berdiri, apabila hal ini terjadi maka shalat yang dikerjakannya tidak sah karena air kencing adalah najis dan salah satu syarat sahnya shalat adalah suci dari hadats kecil maupun hadats besar.

Umumnya kita memandang ringan terhadap cara dan tempat buang air, mungkin karena pertimbangan waktu atau situasi dan kondisi yang mengharuskan (terpaksa) untuk kencing berdiri tanpa menyangka keburukannya dari sisi sunnah dan kesehatan. Orang dulu mempunyai budaya melarang anak kencing berdiri sehingga kita sering mendengar pepatah “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”, karena memang terdapat efek negatif dari kencing berdiri.

Kebiasaan orang kencing berdiri akan mudah lemah bathin, karena sisa-sisa air dalam pundit-pundi yang tidak habis terpancar menjadikan kelenjar otot-otot dan urat halus sekitar zakar menjadi lembek dan kendur. Berbeda dengan buang air jongkok, dalam keadaan bertinggung tulang paha di kiri dan kanan merenggangkan himpitan buah zakar. Ini memudahkan air kencing mudah mengalir habis dan memudahkan untuk menekan pangkal buah zakar sambil berdehem-dehem. Dengan cara ini, air kencing akan keluar hingga habis, malahan dengan cara ini kekuatan sekitar otot zakar terpelihara.
Ketika buang air kencing berdiri ada rasa tidak puas, karena masih ada sisa air dalam kantong dan telur zakar di bawah batang zakar. Ia berkemungkinan besar menyebabkan kencing batu. Kenyataan membuktikan bahwa batu karang yang berada dalam ginjal atau kantong seni dan telur zakar adalah disebabkan oleh sisa-sisa air kencing yang tak habis terpencar. Endapan demi endapan akhirnya mengkristal/mengeras seperti batu karang.

Jika anda biasa meneliti sisa air kencing yang tak dibersihkan dalam kamar mandi, anda bayangkan betapa keras kerak-keraknya. Bagaimana jika itu ada di kantong kemaluan Anda?? Hal ini juga merupakan salah satu yang menyebabkan penyakit lemah syahwat pada pria selain dari penyebab kencing batu.

Sesungguhnya banyak siksa kubur dikarenakan kencing maka bersihkanlah dirimu dari (percikan dan bekas) kencing. (HR. Al Bazzaar dan Ath-Thahawi)
Hadis riwayat Ibnu Abbas ra., ia berkata: Rasulullah saw. pernah melewati dua buah kuburan, lalu beliau bersabda: Ingat, sesungguhnya dua mayit ini sedang disiksa, namun bukan karena dosa besar. Yang satu disiksa karena ia dahulu suka mengadu domba, sedang yang lainnya disiksa karena tidak membersihkan dirinya dari air kencingnya. Kemudian beliau meminta pelepah daun kurma dan dipotongnya menjadi dua. Setelah itu beliau menancapkan salah satunya pada sebuah kuburan dan yang satunya lagi pada kuburan yang lain seraya bersabda: Semoga pelepah itu dapat meringankan siksanya, selama belum kering. (Shahih Muslim No.439)
Demikian hikmahnya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Salam melarang kencing berdiri. Dan bagi muslim yang shalat, kadang setelah keluar dari WC dan mau shalat, ketika ruku’ dalam shalat kita merasa ada sesuatu yang keluar dari kemaluan, itu adalah sisa air kencing yang tidak habis terpencar akibat dari kencing berdiri yang tidak tuntas keluar, hal ini menyebabkan shalat tidak sah karena salah satu sarat sahnya shalat adalah bersih dan suci dari najis baik hadats kecil maupun hadats besar, dan air kencing merupakan najis.

Sehingga Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasalam sering mengingatkan dalam sabdanya: “Hati-hatilah dalam masalah kencing karena kebanyakan siksa kubur dikarenakan tidak berhati-hati dalam kencing”.

Maka ada baiknya kita belajar adab-adab dan sunnah-sunnah di kamar mandi (WC) berikut agar kita banyak mendapatkan manfaat baik di dunia (kesehatan) maupun di akhirat (agama) yang telah diajarkan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam

Minggu, 06 November 2016

Dahsyatnya Doa dan Kalimat Thoyibah Saat Memulai Perniagaan

Dalam riwayat malik diterangkan bahwa abu sa’id al khudri RA
Pernah meriwayatkan bahwasanya baginda Rasulullah saw bersabda
“ maka awalilah setiap pertama pembukaan tempat baru untuk kasab
Dengan pembacaan surat Al Ikhlas karena sesungguhnya hal itu
Adalah lebih baik bagi kalian (musnad ahmad)

Abdullah Abubakar RA meriwayatkan dari Rasulullah saw menghendaki kepada para setiap sahabat-sahabatnya yang mengadakan perniagaan agar tidak melupakan bahwa yang memberikan rizky sesungguhnya bukanlah perdagangan yang diusahakannya melainkan semua itu berasal dari sisi Nya dan hendaknya tidak menjauhkannya dari setiap perintah-perintah Nya ( fatawa alamghiri)

Diterima dari Aisyah Rha. Menyatakan bahwa sebaik-baik seorang usahawan adalah Rasulullah. Beliau tidak pernah menyamarkan dari setiap barang yang dijualnya dan senantiasa mengharapkan keridoan Nya untuk setiap orang orang yang datang sebagai salah satu usaha untuk tersebarnya hidayah Nya ditengah tengah ummat manusia ( Mutaffaq alaih)

Abdullah bin Abbas & Ikrimah RA, mengatakan ketika hendak mengawali pembukaan untuk tempat usahanya maka mengawali dengan Laa ilaaha illallaah ( Mutaffaqun alaih)

Abu Dzar al ghifari RA, ketika hendak membuka perniagaan diantara kalian maka hendaknya diantara kalian bermohon bahwa sesiapa saja yang keluar masuk tempat niaganya berharap mendapat cahaya hidayah Nya (kitabul amwal)

Nu’man bin basyir Ra meriwayatkan bahwa telah diterima dari pada Aisyah Rha sesungguhnya Nabi SAW bersabda apabila diantara kalian akan memberikan salam kepada setiap tetamu yang datang ke tempat niagamu maka sesungguhnya hal itu dapat membukakan pintu-pintu rahmat dan menghindarkan daripadamu bala dan bencana ( kanzul umal, disepakati oleh azh zahabi)

Ya Allah berkahkanlah tempat usaha kami sebagaimana
Tempatnya para sahabat RA yang menjadikan kami &
Orang orang yang melihat, masuk bahkan yang melintas
Mendapatkan hidayah Mu Ya Dzal jalalil wal ikrom
( Nazhatul basatin)

Aamiin ya robbal alamiin

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Kalo Menikah Ya Harus Berani Mengalah

:: MENIKAH: SENI MENGALAH ::

Beberapa pekan jelang menikah, saya yang kala itu masih berusia 22 tahun, bertanya pada ibu. Apa yang perlu dilakukan agar pernikahan berjalan damai? Ibu menjawab tanpa berpikir panjang. Seolah pertanyaan yang saya ajukan sesepele resep sayur lodeh.

“Nikah ki yo anggere wani ngalah..” (Nikah itu pokoknya berani mengalah).
Dua kata yang menggedor batin saya: BERANI dan MENGALAH
Kata BERANI biasanya disandingkan dengan hal yang berat, bahkan horor. “Berani mati,” misalnya. Tapi ibu menyandingkan kata itu dengan MENGALAH. Saya mulai memahaminya sebagai tugas berat, yang tidak semua orang mau dan mampu menjalankannya.

Mengalah.
Dan ini yang pada akhirnya saya jumpai, lalu saya pelajari dari lelaki yang sejak 18 tahun lalu saya dapati memiliki kepribadian baik. Saat pernikahan masih serba kekurangan, dia akan lebih dulu mengambil piring plastik agar saya bisa menggunakan piring beling. Saat anak belum lulus toilet training, dia yang akan bangun di tengah malam untuk mengatur si kecil, padahal yang anak panggil saat itu adalah ibunya.
Saat makan di luar, dia akan makan dengan terburu-buru agar bisa cepat bergantian menggendong si kecil. Demi kuah bakso di mangkok saya tidak keburu dingin.

Saat mendapati satu bacaan yang menarik, dan saya tertarik, dia akan mengangsurkan bacaan itu. “Bacalah lebih dulu. Aku sudah selesai”

Saat memasak dan jumlah masakan itu terbatas. Bukan saya yang menyisihkan untuk bagiannya, tapi dia yang akan mengambilkan lebih dulu untuk saya, dalam jumlah yang lebih banyak darinya. “Aku sudah kenyang..” dan saya tahu itu bohong.

Saat ada sepotong roti, dia akan membaginya tidak sama besar. Tapi saya yang lebih besar. “Kamu kan menyusui. Butuh lebih banyak kalori..” dan kami akan berdebat panjang, lalu diakhiri dengan saya tidak akan memakan bagian yang besar itu sampai dia tarik kembali agar beratnya sepadan.

Saat saya akan memakai kamar mandi belakang (yang ukurannya lebih kecil dari kamar mandi depan) dia yang sedang berada di kamar mandi depan segera keluar dan meminta saya menempatinya. “Aku di belakang aja. Nanti kamu kaget lagi, kalau banyak kecoa…”

Saat saya marah, meski kemarahan itu tidak masuk akal, dia yang mendekat, mengangsurkan tangan dan meminta maaf. Padahal masalah sebenarnya pun belum terang ia cerna.

Ini akhlak. Ini mengalah. Dan ini cinta

Entah bagaimana caranya dia tidak bosan mengalah, dan tidak pula berdendang “Mengapa selalu aku yang mengalah..” Enteng saja dia menjalani itu. Ikhlas saja. Senang-senang saja. Tapi dampaknya sangat besar buat saya.

Apa itu? Penghormatan, penghargaan, dan respek.

Untuk segi kematangan emosional, saya tertatih-tatih di belakangnya. Marah dan mau menang sendiri, selalu menjadi bagian saya. Tapi sikap mengalah yang dia tunjukkan, lambat laun jadi mematangkan emosi itu. Sekaligus membuat saya juga jadi ingin mengalah. Ngalah untuk tidak memancing sikap ngalahnya, yang saya rasa sudah berlebihan dia beri pada saya. Ya..ya.. pernikahan memang selaiknya menjadi hubungan yang take and give. Saling memberi saling menerima. Saling menutupi dan memahami.

Tentu jika hanya satu pihak saja yang terus mengalah, dan pihak yang lain memanfaatkan sikap ngalah itu, kedamaian hanya jadi angan. Karena pasti ada bom waktu di balik sikap ngalah itu. Namun mengalah adalah seni untuk memenangkan hati pasangan. Dan pasangan yang baik (baca: tahu diri) pasti akan menyambut sikap ngalah ini dengan suka cita, kesyukuran, lalu menghargai usaha dari pasangannya.

Mungkin ini yang membuat ibu menjawab “ngalah” sebagai kunci kedamaian berumah tangga.

***

Dan kini saya pun bertanya padanya, si lelaki pengalah itu. “Mengapa kamu selalu mengalah padaku?”

Jawabannya sederhana saja. Sesederhana resep sayur lodeh:

“Aku tidak pernah merasa ngalah. Yang aku lakukan hanyalah menjaga agar kita tidak pernah terpecah belah..”

Untukmu yang berani mengalah,

Sumber: Wulan Darmanto
Please Like and Share

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya